Bagi KPK, Eks Napi Koruptor Adalah Penyintas Korupsi

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 15:58 WIB
Ilustrasi korupsi
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Bandung -

KPK memberikan penyuluhan antikorupsi kepada 25 warga binaan asimilasi di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. KPK menilai eks narapidana koruptor adalah penyintas korupsi.

"Kegiatan ini bukan hanya kegiatan sepintas tapi berkelanjutan. Tentunya ke depan di kedeputian kami, Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, betul-betul ingin menyertakan masyarakat, masyarakat apa pun juga, termasuk salah satunya masyarakat yang ada di lapas ini sebagai warga binaan. Mereka punya hak yang sama dan kebetulan mereka punya pengalaman, katakanlah bahasa kita sebagai penyintas. Penyintas korupsi," kata Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana, di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Bandung Rabu (31/3/2021).

Sebagai penyintas korupsi, narapidana koruptor diharapkan bisa membagikan pembelajaran kepada masyarakat. Tentunya, Wawan berharap warga binaan ini nantinya bisa membantu dalam pencegahan korupsi.

"Diharapkan dengan pengalaman yang mereka dapatkan itu bisa di-sharing kepada masyarakat yang lain, calon-calon yang kita harapkan tidak jadi. Yang punya niat tapi setelah nanti mendengarkan beberapa testimoni dari para warga binaan ini dalam bentuk testimoni atau apapun juga nanti," ujar Wawan.

"Harapannya adalah pengalaman yang disampaikan itu bisa diterima oleh masyarakat lain. Diharapkan mereka tidak jadi atau tidak ingin melakukan korupsi," tambahnya.

KPK selanjutnya akan kembali menggelar penyuluhan antikorupsi bagi warga binaan asimilasi di Lapas Tangerang pada Selasa (20/4). Wawan menyerahkan secara penuh kepada pihak lapas terkait siapa saja narapidana yang ikut serta.

"Masalah yang akan ikut itu yang menentukan lapas. Kita ikut saja karena diharapkan teman-teman yang asimilasi sebentar lagi keluar, kalau yang masih lama nanti nunggu urutan, karena diharapkan testimoni tadi betul bisa menyentuh teman-teman di luar sana tidak jadi korupsi," katanya.

Sebelumnya, KPK mengadakan penyuluhan antikorupsi bagi narapidana asimilasi. Kegiatan ini dilakukan dua kali di Lapas Sukamiskin, Bandung, dan Lapas Tangerang.

"KPK akan melakukan kegiatan penyuluhan antikorupsi bagi narapidana asimilasi. Kegiatan ini akan dilaksanakan sebanyak dua kali, yakni Rabu (31/3) di Lapas Sukamiskin dan Selasa (20/4) di Lapas Tangerang," kata Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan, Ipi Maryati Kuding, lewat keterangannya, Rabu (31/3).

Ipi menyampaikan, peserta kegiatan ini adalah para narapidana kasus tindak pidana korupsi yang sedang dalam proses asimilasi dan yang masa tahanannya akan berakhir. Ipi pun menjelaskan tujuan kegiatan ini.

"Kegiatan penyuluhan ini untuk membangun komunikasi dengan para narapidana kasus tindak pidana korupsi untuk tidak mengulangi perbuatannya dan mau ikut serta berperan aktif dalam upaya pencegahan korupsi, sekembalinya di masyarakat," jelasnya.

Lihat juga Video "Top 5: Gabriella Larasati Diancam soal Video Syur, Cita Citata Diperiksa KPK":

[Gambas:Video 20detik]

(run/dhn)