detikcom Do Your Magic

Pengendara Harap Peninggian Pembatas Jl Raya Cilincing Segera Terealisasi

Afzal Nur Iman - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 14:38 WIB
Kondisi pembatas jalan yang rawan di tengah Jl Raya Cilincing, Koja, Jakut, kini sudah dicat lagi, 31 Maret 2021. (Afzal Nur Iman/detikcom)
Kondisi pembatas jalan yang rawan di tengah Jl Raya Cilincing, Koja, Jakut, kini sudah dicat lagi, 31 Maret 2021. (Afzal Nur Iman/detikcom)
Jakarta -

Ukuran pembatas di tengah Jl Raya Cilincing, di depan New Priok Common Gate, Jakarta Utara, dinilai terlalu kecil. Pengendara pun berharap pembatas jalan segera ditinggikan agar gampang terlihat.

"Bikin lebih tinggi lagi saja, dikasih yang kaya itu tuh (MCB), jadi kan lebih terlihat dari kejauhan. Kalau perlu semuanya dicat, pembatasan jalan gitu kan berbahaya juga kalau gelap kaya gini. Udah kecil, gelap," ujar pengendara sepeda motor yang ditemui di lokasi, Dian, Rabu (31/3/2021).

Menurutnya, pembatas jalan yang kecil tersebut kerap tidak terlihat karena warnanya sebelum dicat yang menyerupai warna jalan. Terlebih kendaraan di jalan tersebut sering melaju dengan kecepatan tinggi.

"Ya hampir rata-rata sih (ngebut), paling juga kontainer-kontainer kenceng, kalau motor juga kan kalau dari kejauhan kalau nggak ada terang gini, nggak ada warnanya terang, bahaya," lanjutnya.

Salah satu sopir kontainer bernama Baso menyebut, jika pembatas jalan tersebut dibongkar, akan lebih memacu kendaraan di sana melaju dengan kecepatan tinggi. Menurutnya, pembatas jalan tersebut juga berfungsi untuk kendaraan yang ingin putar balik dari arah Cakung menuju NPCT 1.

"Fungsinya gitu aja, dari Cakung muter-nya lewat sini, ke pelabuhan khusus," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Baso mengetahui jalan tersebut kerap menyebabkan kecelakaan. Untuk mencegah hal tersebut, ia juga berharap pembatas jalan ditinggikan dan diberi lampu agar menjadi perhatian.

"Penginnya ditinggiin biar kelihatan, ya kasih lampu biar keliatan, kasih sein atau apa ya namanya, rambu-rambu lampu," harapnya.

Menurutnya, pembatas jalan tersebut tidak cukup jika hanya dicat. Sebab, jika hanya dicat, pembatas jalan akan kembali gelap karena tertutup debu yang menempel.

"Ini sering dicat, tapi kalau kena hujan, kan kena debu, sering-sering dicat. Ini belum lama dicat, kemarin malam dicat juga," ungkapnya.

(aik/aik)