2 Kelompok Warga di Kupang Bentrok Gegara Sengketa Lahan, 15 Rumah Terbakar

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 20:41 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi (Rachman Haryanto/detikcom)
Kupang -

Dua kelompok warga terlibat saling serang di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bentrokan ini dipicu sengketa lahan.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan sebelum terjadi bentrokan antarkelompok warga, pihak pengadilan melakukan eksekusi tanah pada Jumat (26/3/2021). Pada hari itu, proses eksekusi lahan berlangsung aman.

"Namun, pada Minggu (28/3), penggugat dapat info, tergugat masih mendiami lokasi tersebut sehingga massa penggugat menuju lokasi eksekusi dan mengusir massa tergugat dari lokasi tersebut. Terjadi pertengkaran," kata Kombes Krisna saat dimintai konfirmasi, Selasa (30/3).

Pihak penggugat dalam kasus sengketa lahan ini adalah Paulus Teba. Sementara pihak tergugat adalah Nahor Bana CS.

Eksekusi lahan sengketa dan belasan rumah di atas lahan seluas 5 hektare itu dilakukan Pengadilan Negeri Oelamasi Kupang. Lahan yang menjadi sengketa berlokasi di Dusun II, Desa Taloetan, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang. Eksekusi dilakukan oleh pengadilan dengan surat penetapan dari Ketua Pengadilan Negeri Nomor 1/Pen.Pdt.Eks/2021/Pn.Olm.

Kombes Krisna mengatakan pada Minggu (28/3) terjadi perusakan terhadap sejumlah kendaraan dari pendukung pihak tergugat. Kemudian terjadi aksi saling balasan antara pihak penggugat dan tergugat.

"Terdapat beberapa kendaraan tergugat diduga dirusak pendukung penggugat. Kemudian dari pihak tergugat membalas dengan melakukan pembakaran salah 1 rumah pihak penggugat," katanya.

"Lalu terjadi penyerangan terhadap 20 rumah pendukung penggugat yang terdiri dari 15 rumah dibakar, dan 5 rumah dirusak," tambah Kombes Krisna.

Akibat kejadian tersebut, 50 orang pendukung penggugat dievakuasi ke Polres Kupang untuk dimintai keterangan. Dia mengatakan situasi saat ini sudah aman setelah kedua belah pihak dilakukan mediasi.

Polisi masih mendalami kasus bentrokan kedua kelompok ini.

"Sementara masih dalam proses pemeriksaan. Saat ini di tempat kejadian sedang diamankan anggota Polres Kupang dan Polsek Kupang Barat," ujarnya.

(jbr/nvl)