Pasutri Bomber Makassar Dimakamkan Satu Liang Lahad di Maros

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 17:02 WIB
Makassar -

Pasangan suami istri (pasutri) pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, L dan YSF telah dimakamkan di Kabupaten Maros. Jasad pasutri tersebut dikuburkan ke dalam satu liang lahad yang sama.

"Sudah dimakamkan (di liang lahad yang sama)," ujar ibu kandung pelaku berinisial L, Wahidah (51), kepada detikcom, Selasa (30/3/2021).

Wahidah mengatakan anak dan menantunya dimakamkan di kampung halaman almarhum suaminya di Kelurahan Pallantikang, wilayah Kecamatan Maros Baru, Maros, Senin (29/3) malam.

"Tadi malam pemakamannya," jelas Wahidah.

Namun Wahidah tidak mengungkapkan alasan anak dan menantunya itu dimakamkan dalam 1 liang lahad.

"Dua peti jenazah tapi satu liang lahad," kata Wahidah.

Seperti diketahui, jasad pasutri pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar tak ada yang utuh imbas serpihan bom bunuh diri yang mereka ledakkan.

Sebelum menjalankan aksinya, pasutri ini diketahui baru menikah sekitar tujuh bulan yang lalu. Keduanya menjalani hidup dengan berbisnis atau berjualan makanan secara online.

"(Menikah) 7 bulan lalu. (Kegiatan) jualan online, saya tahu dia jualan online dan suaminya yang antar makanan," ujar ibu kandung pelaku bom bunuh diri, EM, saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Senin (29/3).

Khusus bomber wanita YSF alias Dewi, dia disebut ternyata dalam kondisi hamil 4 bulan.

"Iya (Dewi bomber wanita di Makassar) hamil 4 bulan (saat beraksi)," ujar Wahidah.

Wahidah mengatakan dia sendiri awalnya tak mengetahui kehamilan sang menantu. Dia mengaku baru mengetahui menantunya sedang hamil setelah berbincang dengan ibu kandung Dewi.

"Informasinya itu dari mamanya si perempuan, memang dia (Dewi) sudah cerita ke ibunya (bahwa dia sedang hamil 4 bulan)," kata Wahidah.

(hmw/nvl)