Polda Aceh Tingkatkan Pengamanan Markas Usai Bom Bunuh Diri Makassar

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 15:21 WIB
Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada
Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada (Agus/detikcom)
Banda Aceh -

Polda Aceh meningkatkan intensitas patroli pasca-insiden bom bunuh diri di Makassar. Pengamanan dilakukan untuk mencegah peristiwa serupa terjadi di Tanah Rencong.

"Tentunya kita semua mengantisipasi kejadian bom di Makassar. Kita juga komunikasi dengan Forkopimda untuk saling mendukung dalam melakukan langkah-langkah pencegahan supaya tidak terjadi kasus pemboman di wilayah Aceh," kata Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada kepada wartawan, Selasa (30/3/2021).

Wahyu mengatakan pengamanan dilakukan di lokasi-lokasi yang diperkirakan menjadi sasaran teror. Polda Aceh menambahkan personel yang ditugaskan melakukan pengamanan.

Selain hari biasa, pengamanan ditingkatkan saat perayaan Paskah. Patroli dilakukan oleh personel gabungan.

"Nanti pada saat pelaksanaannya (Paskah) kita akan terus melaksanakan penempatan pasukan dalam rangka pengamanan, bukan hanya di gereja-gereja tapi juga di tempat-tempat ibadah yang lain," ujar Wahyu.

Dia menyebut peningkatan pengamanan serta patroli itu sesuai instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Personel polisi diperintahkan meningkatkan kewaspadaan.

"Kita semua diperintahkan untuk meningkatkan kewaspadaan, meningkatkan pengamanan di tempat-tempat yang menjadi potensi terjadinya kasus-kasus teror termasuk di markas kepolisian," jelas Wahyu.

Seperti diketahui, ledakan bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar pada pukul 10.28 Wita. Saat ledakan terjadi, sejumlah jemaat gereja tengah beribadah di lokasi.

Pelaku bom bunuh diri diduga pasangan suami istri (pasutri) datang dengan menggunakan sepeda motor. Pelaku sempat dicegah sekuriti Gereja Katedral Makassar saat akan masuk ke pelataran gereja. Pelaku akhirnya meledakkan diri.

Lihat Video: Kondisi Terkini Gereja Katedral Makassar, Lalin Sudah Dapat Dilalui

[Gambas:Video 20detik]



(agse/knv)