Kosmas Cerita Hadang Bomber Makassar: Tuhan Tolong Saya

Antara News - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 09:03 WIB
Jakarta -

Kosmas Balembang, juru parkir di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, menghadang pelaku bom bunuh diri di Makassar. Kosmas menceritakan kisahnya melarang bomber pasutri itu masuk ke Gereja Katedral.

Kosmas Balembang adalah pekerja harian lepas yang kesehariannya bekerja sebagai juru parkir di Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido Makassar, Sulawesi Selatan. Sesuai dengan tugasnya yang mengatur akses keluar-masuk kendaraan di Gereja Katedral, dia secara spontan melarang kendaraan roda dua yang ditumpangi pelaku bom bunuh diri masuk ke Gereja.

Alasannya, ibadah telah selesai dan sejumlah anggota jemaat hendak ke luar gereja.

"Waktu itu beberapa umat mau keluar, pagar mulai terbuka. Ada yang keluar dan ada yang masuk, jadi saya tahan, tiba-tiba meledak, langsung saya bilang, 'Tuhan tolong saya'," ungkap Kosmas saat mengurai kejadian nahas tersebut kepada sejumlah pejabat nasional hingga daerah yang datang menjenguknya di RS Bhayangkara Makassar, Senin (29/3), seperti dikutip dari Antara.

Kosmas bercerita dia mulai curiga begitu melihat gerak-gerik pelaku. Kosmas menyebut pelaku bom bunuh diri di Makassar memaksa masuk ke area gereja keuskupan itu.

Kosmas sempat menahan pasangan itu dengan jarak sekitar 2 meter. Namun, akibat ledakan bom itu, Kosmas mengalami luka bakar di bagian depan badannya. Kendati demikian, kejadian yang menimpanya tetap dia syukuri karena luka yang ditimbulkan dari peristiwa ini terbilang tidak serius jika dibandingkan dengan kekuatan bom.

Tubuh pelaku bom bunuh diri berserakan hingga potongan kepala terpental ke lantai dua gedung Gereja Katedral Makassar. Sementara itu, potongan tubuh lainnya tampak mengenaskan.

"Puji Tuhan, Kosmas menahan tetapi herannya kenapa bisa hanya luka-luka bakar di badan, padahal dia berdiri tidak sampai 2 meter dari pelaku," kata Pastor Joni Payuk selaku CICM Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Makassar.

Baca selengkapnya soal bom bunuh diri di Makassar di halaman selanjutnya.