Wakil Ketua MPR Kecam Teror Bom di Gereja Katedral Makassar

Erika Dyah - detikNews
Minggu, 28 Mar 2021 14:56 WIB
Lestari Moerdijat
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengecam aksi teror ledakan di tempat ibadah di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia menilai di tengah pandemi COVID-19 yang belum berakhir, segenap warga bangsa seharusnya bersatu dalam upaya melawan COVID-19 di Tanah Air.

"Duka mendalam bagi kita semua, apalagi pekan depan saudara-saudara kita yang mengalami teror itu akan merayakan Paskah. Di masa pandemi COVID-19 melanda negeri, seharusnya persatuan yang digalang bukan perpecahan dan saling membenci antarwarga bangsa," kata Lestari dalam keterangannya, Minggu (28/3/2021).

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, peristiwa ledakan di Makassar ini mestinya menyadarkan masyarakat bahwa nilai-nilai kebangsaan yang dimiliki bangsa Indonesia harus terus dijaga dengan berbagai upaya.

Adapun nilai-nilai tersebut, ujarnya, antara lain terkandung dalam empat konsensus kebangsaan seperti UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini pun menilai, di tengah pandemi COVID-19 saat ini, nilai-nilai persatuan dan gotong-royong seharusnya sedang marak diamalkan untuk mengatasi penyebaran virus Corona di Tanah Air.

Kendati demikian, lanjutnya, saat ini masih ada pihak-pihak yang memelihara kebencian antar anak bangsa dan dipertontonkan dengan aksi keji lewat ledakan bom di tempat ibadah.

Menyikapi peristiwa ledakan yang diduga bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar ini Rerie berharap seluruh pihak harus terus mewaspadai kondisi yang terjadi dengan berbagai upaya.

Ia pun menegaskan agar para pemangku kepentingan tak berhenti menanamkan nilai-nilai kebangsaan pada setiap warga negara.

Selain itu, Rerie berpesan perlunya kewaspadaan yang serius dengan strategi yang terukur terhadap kelompok-kelompok yang bertujuan merusak ikatan kebangsaan. Ia berharap dengan hal ini peristiwa serupa tidak lagi terulang.

Lihat juga Video: JK Kutuk Keras Bom di Makassar

[Gambas:Video 20detik]



(fhs/ega)