detik's Advocate

Gaji Saya Terdampak Pandemi, Apakah Kredit Rumah Bisa Direstrukturisasi?

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 28 Mar 2021 08:33 WIB
Uang Rupiah Baru
Ilustrasi gaji (Foto: Muhammad Ridho/detikcom)

Berdasarkan prinsip tersebut, bahwasanya karena kelalaian konsumen pun uang pembayaran tidak dapat diambil sepenuhnya oleh developer, maka kami berpendapat jika pembelian yang batal tersebut adalah karena sebab yang terjadi di luar kemampuan konsumen untuk menolaknya seperti yang Bapak alami dimana perusahaan tempat kerja Bapak terdampak pandemic covid-19 sehingga Bapak harus kehilangan pekerjaan, dan ketika Bapak kembali bekerja dengan status bukan pegawai tetap menyebabkan pihak Bank menolak pengajuan KPR Bapak, maka sewajarnya menurut kami Bapak tetap berhak atas pengembalian uang pembayaran walaupun tidak penuh.

Karena tidak ada informasi terkait klausul yang dijadikan dasar oleh developer untuk mengatakan bahwa DP hangus 100 %, maka kami menyarankan Bapak untuk membaca kembali pada PPJB, untuk memastikan apa benar yang dikatakan oleh developer bahwa uang pembayaran hangus 100 % jika pembelian batal dilakukan karena tidak bisa melunasi harga pembelian. Bapak bisa cari di pasal antara lain yang mengatur tentang pembatalan dan berakhirnya PPJB, hal mana menjadi salah satu muatan dalam PPJB yang wajib diatur baik berdasarkan PermenPUPR 11/2019 atau PP No.12 Tahun 2021 dimana prinsipnya bahwa pembatalan PPJB hanya dapat dilakukan sesuai ketentuan yang mengatur syarat pembatalan yang disepakati oleh konsumen dan developer.

Sekiranya bertentangan dengan prinsip pengembalian uang yang telah kami uraikan di atas, kami sarankan untuk memulai kembali bernegosiasi dengan pihak developer untuk mencari jalan tengah agar supaya uang DP Bapak tidak hangus 100% mengingat batalnya pembelian juga bukan merupakan kelalaian Bapak. Akan tetapi Bapak harus membekali diri dengan hal-hal yang dapat menunjukkan adanya kejadian tidak terduga yang berdampak kepada Bapak termasuk pada saat periode antara bulan Mei - Juni 2020 dimana Bapak terpaksa berhenti mencicil selama 3 bulan, dan kemudian saat Bapak beritikad baik melunasi sisa cicilan DP setelah Bapak mendapat pekerjaan lagi.

Pihak developer, asumsi saya tentu akan merujuk pada kesepakatan yang telah dibuat di dalam perjanjian yang telah ditandatangani antara Bapak dan developer, terlebih jika setelah Bapak pastikan, ternyata benar terdapat klausul yang menyatakan bahwa uang pembayaran hangus jika pembelian batal karena pembayaran tidak diselesaikan dalam kurun waktu yang disepakati. Namun seyogyanya, developer sebagai pelaku usaha yang beritikad baik juga wajib memberikan perlindungan kepada konsumennya, terlebih jika konsumennya tidak lalai dengan sengaja.

Oleh karena itu kembali saran saya, mulailah kembali dengan negosiasi, jika diperlukan, Bapak bisa meminta advice lebih terperinci kepada lembaga atau komunitas konsumen yang tersedia di masyarakat, dan telah terbiasa memberikan arahan guna perlindungan hak-hak konsumen atas permasalahan yang serupa.

Semoga bisa menjawab pertanyaan Bapak dan semoga permasalahan Bapak segera terselesaikan secara win-win solution.

Terima kasih
Salam sehat selalu,

Bambang Wijayanto SH MH
Managing Partner BWP
Banking Legal Consultant (www.bwplegalconsultant.com)

Tentang detik's Advocate

detik's Advocate adalah rubrik di detikcom berupa tanya-jawab dan konsultasi hukum dari pembaca detikcom. Semua pertanyaan akan dijawab dan dikupas tuntas oleh para pakar di bidangnya dan akan ditayangkan di detikcom.

Pembaca boleh bertanya semua hal tentang hukum, baik masalah pidana, perdata, keluarga, hubungan dengan kekasih, UU Informasi dan Teknologi Elektronik (ITE), hukum merekam hubungan badan (UU Pornografi), kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hukum waris, perlindungan konsumen dan lain-lain.

Identitas penanya bisa ditulis terang atau disamarkan, disesuaikan dengan keinginan pembaca. Seluruh identitas penanya kami jamin akan dirahasiakan.

Pertanyaan dan masalah hukum/pertanyaan seputar hukum di atas, bisa dikirim ke kami ya di email:
redaksi@detik.com dan di-cc ke-email: andi.saputra@detik.com

Berhubung antusias pembaca untuk konsultasi hukum sangat beragam dan jumlahnya cukup banyak, kami mohon kesabarannya untuk mendapatkan jawaban.

Semua jawaban di rubrik ini bersifat informatif belaka dan bukan bagian dari legal opinion yang bisa dijadikan alat bukti di pengadilan serta tidak bisa digugat.

Salam
Tim Pengasuh detik's Advocate

Lihat juga Video: Bos BCA Bicara DP KPR 0%: Tak Ada Batas Kuota, Tapi...

[Gambas:Video 20detik]



Halaman

(asp/mae)