Komisi IX Dukung Kenaikan Anggaran BP2MI

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 12:52 WIB
Komisi IX saat rapat kerja bersama BP2MI (dok BP2MI)
Foto: Komisi IX saat rapat kerja bersama BP2MI (dok BP2MI)
Jakarta -

Komisi IX DPR RI mendukung kenaikan alokasi anggaran Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) tahun anggaran (TA) 2021. Komisi IX menilai anggaran BP2MI tahun ini cukup rendah dibandingkan dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi).

Dalam rapat Komisi IX membahas realisasi anggaran BP2MI 2021, Kamis (25/3), Ketua Komisi IX DPR RI Felly Runtunewa meminta BP2MI untuk melakukan berbagai upaya dalam rangka peningkatan anggaran 2021.

"Komisi IX DPR RI mendorong Kepala BP2MI untuk bertemu Presiden RI dalam rangka membicarakan kebutuhan penambahan anggaran BP2MI TA 2021, sehingga penempatan, pelindungan, dan pemberdayaan PMI dapat dimaksimalkan terutama di masa pandemi COVID-19," ujar Felly dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/3/2021).

Sekretaris Utama BP2MI Tatang Budi Utama Razak berharap agar tidak terjadi refocusing anggaran BP2MI pada tahun ini. Menurutnya, anggaran yang menunjang akan mendukung penempatan PMI.

"Tahun lalu akibat pandemi COVID-19, penempatan PMI belum dimungkinkan, namun untuk tahun ini sudah memungkinkan untuk kita melakukan penempatan. Ketersediaan anggaran akan mendukung optimalisasi kerja tersebut" jelasnya.

"Peraturan BP2MI No. 9 Tahun 2020 tentang Pembebasan Biaya Penempatan PMI menekankan bahwa biaya penempatan tidak boleh dibebankan kepada PMI terutama untuk sepuluh jabatan. Saat ini kita sedang mengkaji negara-negara serta penyesuaian komponen pembiayaannya" tambahnya.

Sambutan positif datang dari anggota Komisi IX Fraksi NasDem Ratu Ngadu Bonu Wulla. Ratu bahkan mendorong anggaran BP2MI naik tiga kali lipat.

"Saya apresiasi sebesar-besarnya kepada BP2MI atas kinerjanya menunjukkan negara hadir untuk melindungi PMI yang bermasalah di luar negeri. Saya mewakili masyarakat NTT khususnya, dan Indonesia pada umumnya meminta agar anggaran BP2MI naik tiga kali lipat" tuturnya.

Selain Ratu, anggota Komisi IX Fraksi PAN juga menyatakan dukungan penuh untuk peningkatan anggaran BP2MI.

"Besaran anggaran dari BP2MI menunjukkan keseriusan negara dalam pelindungan Pekerja Migran Indonesia, karena anggaran merupakan kunci pelaksanaan kerja-kerja birokrasi. Saya minta dalam kesimpulan rapat perlu kita sebutkan terkait dukungan peningkatan anggaran tersebut" tandasnya.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam kesempatan terpisah, menyampaikan terima kasih atas dukungan Komisi IX. Dukungan peningkatan anggaran menurutnya untuk membuat calon PMI terampil.

"Saya ucapkan terima kasih atas dukungan segenap anggota Komisi IX, ini membuktikan keseriusan kita bersama untuk memerangi sindikat penempatan ilegal sekaligus menyiapkan calon PMI yang terampil dan profesional agar dapat bersaing dengan negara-negara lain," pungkasnya.

(rfs/jbr)