Wali Kota Cimahi Nonaktif Segera Disidang Terkait Kasus Suap Proyek RS

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 09:58 WIB
Wali kota nonaktif Cimahi Ajay Muhammad Priatna usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK. Ajay tampak diborgol dan memakai masker.
Wali Kota Cimahi nonaktif Ajay M Priatna (Ari Saputra/detikcom)

Diketahui, KPK menetapkan Wali Kota Cimahi nonaktif Ajay sebagai tersangka penerima suap terkait dengan perizinan pengembangan RS Kasih Bunda Cimahi. Selain Ajay, KPK menetapkan Komisaris RSU Kasih Bunda Hutama Yonathan.

Dalam kasus ini, Hutama Yonathan lebih dulu menjalani persidangan. Dia didakwa menyuap Ajay sebesar Rp 3,2 miliar guna memuluskan proyek pembangunan gedung rumah sakit baru di Kota Cimahi.

Hal itu terungkap berdasarkan surat dakwaan yang diterima detikcom pada Kamis (11/2). Sidang kasus itu digelar pada Rabu (10/2) malam. Dalam kasus itu, dari total nilai suap Rp 3,2 miliar, Hutama baru memberikan uang senilai Rp 1,6 miliar.

"Terdakwa telah melakukan perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa sehingga dipandang sebagai perbuatan berlanjut, memberi atau menjanjikan sesuatu, yaitu memberi uang secara bertahap senilai total Rp 1,6 miliar kepada Ajay Muhammad Priatna," ujar jaksa penuntut umum KPK.

Dalam dakwaan itu disebutkan Hutamaa memberikan uang Rp 1,6 miliar dari jumlah yang disepakati sebesar Rp 3,2 miliar. Uang tersebut merupakan fee untuk melancarkan proses pembangunan gedung B RS Kasih Bunda.

Halaman

(fas/fas)