Round-Up

Duduk Perkara Duit Hampir Rp 1 T Sudah Disetor Demi Formula E Jakarta

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 05:29 WIB
Direktur Utama Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK) Winarto menjelaskan rencana rute sirkuit yang disiapkan untuk balap mobil Formula E di kompleks GBK, Senayan, jakarta, Selasa (11/2/2020). Pengelola menyatakan siap menjadikan GBK sebagai tempat yang dipilih sebagai sirkuit Formula E di Jakarta dengan syarat tak akan menggunakan seluruh area dalam ring road Stadion GBK yang biasa digunakan masyarakat untuk berolahraga. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc. *** Local Caption ***
Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Jakarta -

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebutkan Pemprov DKI Jakarta telah menggelontorkan uang hampir Rp 1 triliun untuk pergelaran Formula E. Uang itu dibayarkan kepada Formula E Operation (FEO) Ltd selaku pemegang lisensi.

BPK mencatat sebanyak GBP 53.000.000,00 atau setara Rp 983.310.000.000,00 sudah dibayarkan Pemprov DKI ke FEO. BPK merinci, dari Rp 983,31 miliar yang dibayarkan, Rp 560,31 miliar digunakan untuk membayar commitment fee Formula E. Dana setengah triliun rupiah lebih itu dibayarkan pada tahun 2019 dan tahun 2020.

"Fee yang dibayarkan pada tahun 2019 senilai GBP 20.000.000,00 atau setara Rp 360.000.000.000,00. Fee yang dibayarkan tahun 2020 senilai GBP 11.000.000,00 atau setara Rp 200.310.000.000,00," tulis BPK dalam Buku Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019 yang telah dikonfirmasi anggota BPK, Achsanul Qosasi, Senin (22/3/2021).

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga telah membayar GBP 22 juta atau setara Rp 423 miliar untuk Bank Garansi. Namun, PT Jakpro selaku pihak yang ditunjuk sebagai penyelenggara menyebutkan anggaran di Bank Garansi itu bisa ditarik kembali.

"Bank Garansi senilai GBP22.000.000,00 atau setara Rp423.000.000.000,00. Pihak PT Jakpro telah melakukan renegosiasi dengan FEO terkait penarikan bank garansi senilai GBP 22.000.000,00 yang telah disetujui oleh pihak FEO melalui surat tanggal 13 Mei 2020," demikian keterangan BPK.

Desain Sirkuit Formula E JakartaDesain Sirkuit Formula E Jakarta (Foto: istimewa)

BPK menjelaskan Pemprov DKI Jakarta melakukan penarikan uang pada Bank Garansi karena Formula E batal diselenggarakan tahun 2020 akibat faktor pandemi Corona. Pemprov DKI kemudian menunda Formula E sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

Di lain kesempatan, PT Jakpro buka suara soal dana yang sudah dikeluarkan hampir Rp 1 triliun oleh Pemprov DKI. Project Director Sportainment PT Jakarta Propertindo (Perseroda) M Maulana menyebutkan uang yang disetor ke FEO tidak hangus.

"Dana tersebut tidak hangus. Karena Jakarta Eprix ditunda hingga 2022, uang yang sudah dibayarkan akan digunakan untuk event di tahun 2022," ucap Maulana.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya >>>

Simak video 'Formula E Ditunda Akibat Pandemi, Bagaimana Nasib Duit yang Disetor DKI?':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2