e-TLE Mobile Segera Diuji Coba: Yang Sunmori, Nanti Dikirimi 'Surat Cinta'

Yogi Ernes, Rakha - detikNews
Selasa, 23 Mar 2021 13:37 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di peluncuran virtual e-TLE Nasional
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di peluncuran virtual e-TLE nasional. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya segera menguji coba 30 kamera e-TLE mobile. Polisi mewanti-wanti pelanggar lalu lintas, termasuk yang melakukan Sunday morning ride (sunmori), akan dikirimi 'surat cinta'.

"Kita akan uji coba e-TLE mobile untuk Sabtu dan Minggu khusus yang kebut-kebutan. Jadi nanti mobil patroli akan ikut dari belakang tidak usah kita tindak, nanti akan kita potret nanti akan identifikasi," kata Fadil di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (23/3/2021).

Selain kebut-kebutan, konvoi kendaraan yang sunmori hingga night ride akan dikirimi surat tilang jika kedapatan melanggar.

"'Surat cinta' dari Direktorat Lalu Lintas, apabila melakukan Sunday morning ride (sunmori) dan night ride yang berisiko kepada pengendara yang lain. Ini bukan menebar ancaman, tapi memberitahukan," jelas Fadil.

Menurut Fadil, pihaknya akan melakukan patroli di sepanjang jalan yang belum terpasang kamera e-TLE statis. Petugas akan mengawasi perilaku para pengendara yang dinilai berisiko dan membahayakan pengendara lain.

Untuk itu, Fadil memberikan peringatan kepada masyarakat, jika masih ada yang nekat tetap berkendara secara ugal-ugalan, lewat pengawasan kamera e-TLE mobile tersebut pihaknya akan segera mengirimkan bukti penilangan jika ada warga yang terbukti melanggar lalu lintas.

"Jadi silakan yang mau kebut-kebutan, nanti akan saya turunkan tim pemburu hidden cam atau kamera tersembunyi. Nanti tinggal terima buktinya surat cinta dari direktorat lalu lintas," ungkap mantan Kapolda Jatim tersebut.

Lebih lanjut Fadil memastikan penerapan penindakan lewat kamera e-TLE mobile tersebut bukan merupakan ancaman bagi para pengendara. Dia menyebut sistem tersebut bertujuan meningkatkan tertib lalu lintas bagi warga.

Terkait kegiatan konvoi bermotor pada malam hari atau pagi hari, Fadil menyebutkan pihaknya tidak melarang kegiatan tersebut. Namun dia telah memperingatkan tiap gerak-gerik pengendara kini telah bisa terekam oleh puluhan kamera e-TLE yang tersebar di jalan Jakarta.

"Pada kesempatan ini, saya mengimbau kepada mereka yang masih sering sunmori, kemudian night ride yang berisiko, berhentilah. Karena kamera e-TLE akan bekerja mengintai Anda," papar Fadil.

Sejauh ini Polda Metro Jaya telah memiliki 98 kamera e-TLE statis serta 30 e-TLE mobile. Kamera-kamera tersebut terpasang mulai di jalan-jalan arteri, koridor busway, hingga beberapa jalan tol.

(ygs/mea)