Mensos Risma Usul Psikolog Lulusan S1 Bisa Praktik Dampingi Korban Bencana

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 22 Mar 2021 13:51 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (Risma)
Mensos Tri Rismaharini (Foto: Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyoroti perizinan praktik bagi mahasiswa psikolog untuk melakukan pendampingan korban bencana alam. Risma menyebut minimnya psikolog jika syarat praktik pendampingan dibatasi hanya lulusan S2.

"Jadi kalau tadi dibatasi harus S2 pak, berat pak. Kalau kejadiannya cukup besar seperti dampaknya kalau kejadian di Palu atau apa, mungkin kita akan kesulitan mendapatkan (psikolog) itu," kata Risma, dalam rapat pembahasan RUU Praktik Psikologi bersama Komisi X DPR, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (22/3/2021).

Risma kemudian mengambil contoh saat dirinya mendampingi anak akibat kejadian terorisme. Menurut dia, pendampingan harus dilakukan secara detail, dari anak per anak.

"Karena seperti kejadian teroris di Surabaya, kita harus dampingi anak per anak karena kemudian mereka ketakutan, sementara orang tuanya juga tidak percaya diri. Jadi bukan hanya anak dari teroris, tapi juga kita harus dampingi anak per anak di seluruh kelas itu," kata dia.

Oleh karena itu, Risma menyarankan agar lulusan S1 diberi akses untuk dapat melakukan pendampingan bagi para korban bencana. Namun, ia menilai tetap ada sertifikasi tertentu.

"Ini menurut saya, sebaiknya nggak apa-apa S1 pun bisa mereka bisa berpraktik, asal mungkin, tadi saya sempat bisik-bisik dengan Pak Nadiem, kemudian ada sertifikasi sertifikat profesional saat kemudian dia lulus," ujarnya.

"Karena kalau kemudian jumlahnya sangat terbatas sementara kita butuhnya banyak itu kan kita jadi kesulitan sendiri kita mengikat sendiri," sambungnya.

(hel/eva)