ADVERTISEMENT

Jadi Tempat Prostitusi, Hotel Cynthiara Alona Disewakan Rp 250 Ribu

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 20 Mar 2021 19:49 WIB
Jakarta -

Polisi menyebut Hotel Alona milik artis Cynthiara Alona dijadikan sebagai tempat prostitusi. Penyewa yang terlibat prostitusi dikenakan tarif Rp 250 ribu untuk satu malam.

"Nginap di tempatnya bayar Rp 250 ribu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi detikcom, Sabtu (20/3/2021).

Yusri menyebutkan, anak-anak yang melakukan transaksi prostitusi di hotel tersebut diperbolehkan menggunakan kamar selama mungkin.

"Kalau misal sudah selesai nggak usah keluar, silakan saja kalau mau menginap lagi. Nanti bayarnya kalau sudah dapat tamu lagi," kata Yusri.

Yusri mengatakan Cynthiara Alona memang tidak terlibat langsung dalam praktik prostitusi itu. Namun, Cynthiara Alona disebutnya mengetahui adanya praktik prostitusi di hotelnya itu.

"Dia nggak ikut di area prostitusi, tapi dia tau," imbuh Yusri.

Sebagai pemilik hotel, Cynthiara Alona juga disebutkan mengetahui data penyewa kamar. Pengelola hotel juga tidak mewajibkan penyewa meninggalkan KTP di front office, sebab sudah mengetahui bahwa penyewa masih anak di bawah umur dan tidak memiliki KTP.

"Dia hanya ingin agar hotelnya ini ada yang ngisi terus gitu loh. Ketentuannya kan harus pakai KTP (untuk menginap), ini tidak. Dia tahu itu," paparnya.

Polisi mengungkap Cynthiara Alona menyediakan hotelnya untuk praktik prostitusi untuk menutupi biaya operasional. Praktik prostitusi di hotel tersebut diketahui sudah berlangsung selama 3 bulan terakhir.

Polisi telah menetapkan 3 orang tersangka dari kasus tersebut. Selain Cynthiara Alona, ada tersangka DA selaku mucikari dan AA selaku pengelola hotel.

Saat digerebek, didapati 15 anak di bawah umur menjadi korban prostitusi di hotel Cynthiara Alona. Belasan korban itu ditawarkan melalui aplikasi Michat dengan kisaran harga Rp 400 ribu hingga Rp 1 juta.

(ygs/mei)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT