LPSK Dampingi Anak Korban Prostitusi Hotel Alona agar Dapat Restitusi

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 20 Mar 2021 10:16 WIB
Cynthiara Alona disebut menyediakan hotelnya sebagai tempat prostitusi anak di bawah umur.
Cynthiara Alona disebut menyediakan hotelnya sebagai tempat prostitusi anak di bawah umur. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 15 anak di bawah umur menjadi korban praktik prostitusi di hotel milik artis Cynthiara Alona. Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) akan mendampingi para korban tersebut selama menjalani proses hukum dari kasus tersebut, termasuk agar para korban mendapatkan restitusi.

"Kami menawarkan pemenuhan hak prosedural proses pendampingan, pemeriksaan di kepolisian, maupun di pengadilan nanti. Kemudian restitusi penilaian yang perlu dibayarkan dari pelaku kepada keluarga korban," kata Wakil Ketua LPSK Livia Iskandar di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/3/2021).

Menurut Livia, selain mendampingi pemulihan kondisi psikis para korban, pihaknya akan mengawal agar para korban mendapatkan hak-haknya. Dia menilai keluarga dari 15 anak di bawah umur itu turut menjadi korban dari praktik prostitusi tersebut.

Lebih lanjut Livia menyebut pemenuhan ganti rugi dari pelaku kepada korban pun telah diatur dalam proses persidangan di Indonesia.

"Mereka mengalami berbagai macam penderitaan dari apa yang kemudian, seperti kehilangan mata pencarian orang tuanya yang mengantarkan pemeriksaan. Kemudian trauma dan masalah yang dipaksa menjadi eksploitasi. Itu akan dinilai menjadi ganti rugi kejaksaan dan putusan pengadilan," ungkap Livia.

Sebelumnya, polisi mengamankan 15 anak perempuan dari Hotel Alona milik Cynthiara Alona di Kreo, Tangerang. Anak-anak tersebut dieksploitasi secara seksual di Hotel Alona.

"Korban ada 15 orang. Semuanya anak di bawah umur, rata-rata umur 14-16 tahun. Ini yang jadi korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Yusri mengatakan kelima belas anak ini selanjutnya akan ditangani oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

"Lima belas anak ini kita titipkan ke P2TP2A dan (Panti Rehabilitasi Anak) Handayani," imbuh Yusri.

Hotel Alona milik Cynthiara Alona ini digerebek pada Selasa (16/3). Cynthiara Alona adalah pemilik hotel tersebut.

"Pemilik dan manajemen hotel menyediakan tempat, bahkan mengetahui anak-anak yang ke sana tidak perlu dengan KTP," katanya.

Simak juga 'Hotel Milik Cynthiara Alona Dulunya Adalah Kos-kosan':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mei)