Round-Up

Gempar Penyelundupan Meterai Palsu Senilai Puluhan Miliar

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 18 Mar 2021 07:50 WIB
Polres Bandara Soetta mengungkap pemalsuan meterai.
Foto: Polres Bandara Soetta mengungkap pemalsuan meterai. (Fathan/detikcom)
Jakarta -

Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar penyelundupan meterai palsu yang dilakukan 6 tersangka. Kerugian negara akibat pemalsuan meterai ini mencapai Rp 37 miliar.

Praktik pemalsuan meterai palsu ini diotaki tersangka SRL, yang merupakan DPO polisi di kasus serupa. Jaringan ini sudah beroperasi selama 3,5 tahun.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi laporan terkait pengiriman barang melalui collect item. Yang mana, collect item ini adalah pengiriman barang berharga melalui kargo Bandara Soekarno-Hatta.

"Ini bermula dari adanya laporan dan dilakukan penyelidikan. Ada pengiriman melalui Bandara dengan menggunakan sistem collect item. Collect item itu biasanya pengiriman barang-barang berharga. Misalnya ijazah," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam jumpa pers di Polres Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (17/3/2021).

Dalam kasus ini, polisi menangkap 6 tersangka yakni SRL, WID, SNK, BST, HND, dan ASR. Salah satu tersangka inisial WID adalah istri napi di Lapas Salemba yang dihukum atas kasus yang sama.

"Ini merugikan negara, kalau kita total semuanya, yang tersedia sekarang ini kerugian negara hampir Rp 13 miliar. Kita tarik 3,5 tahun yang lalu dia mulai bekerja, kita ambil paling minim saja total semuanya hampir Rp 37 miliar," ucapnya.

Diotaki Tersangka SRL

Jaringan ini diotaki oleh tersangka SRL yang diburu polisi dalam kasus yang sama. SRL adalah pemilik mesin cetak meterai palsu.

"Satu tersangka sebagai otak dari pemalsuan ini inisialnya SRL, ini adalah DPO dari kasus 1,5 tahun yang lalu kalau tidak salah bulan November 2019 dengan kasus yang sama. SRL ini adalah otaknya, pada saat itu melarikan diri, sekarang kita temukan dan dia masih juga bekerja hal yang sama," kata Yusri.

Yusri menyebut, tersangka SRL memiliki mesin cetak. Tersangka SRL diamankan di rumahnya di Bekasi Barat, Kota Bekasi.


Jaringan ini juga melibatkan istri napi, simak di halaman selanjutnya

Simak juga 'Rugikan Negara Rp 30 Miliar, Sindikat Pemalsu Materai Ditangkap':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3