Cerita Kampung Tangguh di Senen Nihilkan Kasus Covid

Rahmat Fathan - detikNews
Rabu, 17 Mar 2021 20:10 WIB
Polsek Senen bagikan sembako untuk warga di Kampung Tangguh
Polsek Senen bagikan sembako untuk warga di Kampung Tangguh Foto: dok ist
Jakarta -

Polsek Senen membagikan sembako di Kampung Tangguh Jaya RW 07 Kelurahan Bungur, Senen, Jakarta Pusat. Aksi ini diharapkan bisa meringankan beban warga di masa pandemi COVID-19.

Wakapolsek Senen AKP Siradjuddin menyebut, jumlah warga yang terpapar COVID-19 di RW 07 ini awalnya berjumlah 60 orang. Kampung Tangguh Jaya pun didirikan untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

AKP Siradjuddin menceritakan, Kampung Tangguh Jaya di RW 07 dibangun pada akhir Desember 2020 lalu. Di masa awal, ada lebih dari 50 orang warga di wilayah ini yang terpapar COVID-19.

Polsek Senen bagikan sembako untuk warga di Kampung TangguhPolsek Senen bersama TNI, Satpol PP dan Masyarakat sinergi menangani COVID-19 Foto: dok ist

Sejak itu, setiap harinya polisi melibatkan TNI, Satpol PP serta masyarakat melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19, salah satunya dengan menggencarkan pola hidup sehat dan selalu memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta mengurangi mobilitas.

Selain itu, pelaksanaan 3T atau testing, tracing, treatment juga digencarkan. Bhabinkamtibmas Polri bersama Babinsa TNI dan Satpol PP aktif mengimbau masyarakat supaya disiplin menjalankan protokol kesehatan. Pembagian masker gratis hingga program ketahanan pangan untuk membantu ekonomi warga juga rutin dilakukan.

"Sejak awal 60 (yang terpapar). Kemudian kita intervensi di situ melakukan kegiatan penyemprotan, pemberian sembako gratis kepada yang terpapar, yang diisolasi mandiri, rutin kita lakukan, kemudian kegiatan Jumat berkah. Tadi sore ini, kita berikan juga kepada warga terutama yang alumni COVID," ujar Siradjuddin kepada detikcom, Rabu (17/3/2021).

AKP Siradjuddin bersyukur upaya tersebut membuahkan hasil. Saat ini menurutnya di wilayah ini sudah zero kasus COVID setelah seorang warga yang terpapar COVID dan menjalani isolasi mandiri di salah satu hotel di Jakarta dinyatakan sembuh.

"Alhamdulillah tadi setelah kita tracking yang dirawat sudah pulang dari kemarin," ucapnya.

AKP Siradjuddin menambahkan, selain di RW 07, polisi juga membagi-bagikan sembako kepada warga di RW 02 dan RW 05. Ada 30 paket sembako yang dibagikan kepada warga berupa beras 10 kilogram, minyak goreng 1 kg, gula 1 kg, mie instan 5 bungkus.

"Di Kampung Tangguh RW 07 kelurahan Bungur dan memberikan kepada RW 02 dan 05 sebagai RW penyangga," kata Siradjuddin.

Polsek Senen bagikan sembako untuk warga di Kampung TangguhPolsek Senen bagikan sembako untuk warga di Kampung Tangguh Foto: dok ist

Sebelumnya pada Senin (15/3) lalu, Polsek Senen juga membagikan total 50 karung sembako yang berisikan beras di lokasi yang sama. Selain beras, polisi juga membagi-bagikan jajanan untuk anak-anak yatim.

"Membagikan sembako gratis berupa beras 10 kilogram sebanyak 50 kantong untuk warga terpapar COVID-19, kaum dhuafa dan membagikan bingkisan santunan kepada anak yatim," tutur Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono, Senin (15/3). Dia berharap aksi kecil ini bisa meringankan beban ekonomi masyarakat.

Seperti diketahui, Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran menggagas konsep kampung tangguh untuk menghadapi pandemi COVID-19 sejak berdinas sebagai Kapolda Jawa Timur. Kampung Tangguh Jaya ini bisa dibilang memiliki konsep serupa dengan konsep PPKM mikro yang menjadi arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sejak Fadil dilantik menjadi Kapolda Metro Jaya hingga saat ini, sudah berdiri 1.025 lebih Kampung Tangguh Jaya di tingkat RW di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

(hri/fjp)