Ada Kios Sembako-Jajanan Gratis untuk Yatim di Kampung Tangguh Sawah Besar

Rahmat Fathan - detikNews
Sabtu, 13 Mar 2021 15:17 WIB
Kampung Tangguh Jaya di Sawah Besar, Jakpus
Foto: dok. pengurus RW 04, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat
Jakarta -

Program Kampung Tangguh Jaya yang diluncurkan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran awalnya dibuat untuk menekan angka penyebaran COVID-19. Namun kini, aksi Kampung Tangguh Jaya juga diisi kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi warga.

Seperti halnya Kampung Tangguh Jaya yang ada di RW 04, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Di sini, terdapat kios gratis yang berisi sembako hingga aneka jajanan untuk anak yatim.

"Ya kayak gini nih, kios gratis yatim. Itu bukanya tiap hari Jumat jam 13.00 WIB siang sampai selesai. Ini untuk bantuan anak-anak yatim," ujar Muhammad Sidik, Wakil Ketua RW 04 saat ditemui detikcom di lokasi Kampung Tangguh Jaya, Sawah Besar, Jakpus, Jumat (12/3/2021).

Dia mengatakan total ada 60 anak yatim yang menerima bantuan dari kios gratis ini setiap Jumat. Selain anak-anak yatim dari RW 04, anak-anak yatim di RW 05 juga turut mendapatkan manfaat dari kios gratis ini.

"Kita itu melingkupi 2 RW, RW 04, RW 05. Itu 60 anak yatim, bisa ngambil item itu sekarang udah 6 sih. Dari pertama 3 item, naik sekarang 6," ucapnya.

Kata Sidik, anak-anak yatim tersebut bisa mengambil 5 item yang terdiri dari sembako dan jajanan di kios ini. Mereka juga mendapatkan 1 box nasi.

"Itu dari donasi warga, semua bisa. Dari kepolisian juga turut membantu," kata dia.

Di samping itu, ada pula budidaya ikan lele dan tanaman hidroponik yang terdapat di Kampung Tangguh Jaya RW 04 ini. Sidik menjelaskan, Kampung Tangguh Jaya di sini didirikan pada akhir November 2020 lalu, di mana warganya yang terpapar virus corona berjumlah 40 orang.

"Nah sebulan itu langsung turun jadi tiga orang. Sekarang ini kosong. Udah sebulan kosong," tutur Sidik.

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Dia lantas menjelaskan kegiatan-kegiatan yang ada di Kampung Tangguh Jaya ini berupa sosialisasi protokol kesehatan, pemberian masker, hingga penyemprotan disenfektan secara berkala. Sidik juga menyampaikan pandangannya ihwal perbedaan sebelum dan sesudah didirikannya Kampung Tangguh Jaya.

"Perbedaannya ya bisa terkontrol gitu kalau umpamanya ada yang positif kita langsung kasih arahan dia kalau misalnya mau isolasi mandiri di rumah," jelas Sidik.

Seperti diketahui, Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran menggagas konsep kampung tangguh untuk menghadapi pandemi COVID-19 sejak berdinas sebagai Kapolda Jawa Timur. Kampung Tangguh Jaya ini bisa dibilang memiliki konsep serupa dengan konsep PPKM mikro yang menjadi arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sejak Fadil dilantik menjadi Kapolda Metro Jaya hingga saat ini, sudah berdiri 1.025 lebih Kampung Tangguh Jaya di tingkat RW di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Kampung Tangguh Jaya di Sawah Besar, JakpusFoto: Kampung Tangguh Jaya di Sawah Besar, Jakpus (dok. pengurus RW 04, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat)

(hri/fjp)