Tim TAA Cek Runutan Pesepeda Sebelum-Sesudah Ditabrak Mercy di HI

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 17 Mar 2021 08:06 WIB
Olah TKP, Polisi Cek Runutan Peristiwa Pesepeda Ditabrak Mercy di HI
Foto: Olah TKP, Polisi Cek Runutan Peristiwa Pesepeda Ditabrak Mercy di HI (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Subdit Gakkum Korlantas Polri dan Polda Metro Jaya pagi ini menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan pengemudi Mercy inisial MDA (19) menabrak pesepeda di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Olah TKP tersebut digunakan untuk mengungkap kronologis detil runutan peristiwa kecelakaan.

Kasubdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Agus Suryo Nugroho mengatakan olah TKP hari ini melibatkan metode traffic accident analysis (TAA). Lewat metode tersebut, pihaknya kemudian akan membuat analisis digital dari rangkaian peristiwa kecelakaan tersebut.

"Tentunya dengan TAA ini penyidik Polda Metro Jaya dan nanti koordinasi dengan Korlantas akan membuat sket TKP kecelakaan lalu lintas ini secara digital," kata Agus di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (17/3/2021).

Dia menyebut olah TKP hari bertujuan untuk petugas dalam menggali rangkaian peristiwa kecelakaan. Runutan peristiwa itu nantinya akan diolah dan digambarkan secara digital.

"Jadi olah TKP traffic accident analysis intinya bahwa sesaat peristiwa, sebelum peristiwa, dan setelah peristiwa ini bisa digambarkan secara digital," ujar Agus.

Di satu sisi, Agus menambahkan hasil analisis digital tersebut nantinya diharapkan memperkuat penyidikan yang tengah dilakukan penyidik. Selain itu hasil olah TKP dengan metode TAA ini diharapkan memperkuat keyakinan hakim dalam memutuskan perkara kecelakaan tersebut dalam persidangan nanti.

"Hasil olah TKP secara digital ini bisa menguatkan proses penyidikan terutama pada saat nanti pelaksanaan sidang pengadilan. Tentunya meyakinkan kepada hakim bahwa peristiwa tersebut bisa digambarkan dengan elektronik digital oleh hasil TAA," jelas Agus.

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menambahkan, olah TKP pagi ini merupakan olah TKP yang ketiga. Dua olah TKP sebelumnya telah dilakukan penyidik saat hari kejadian pada Jumat (12/3) serta Sabtu (13/3).

Sambodo mengatakan olah TKP ketiga ini pun digunakan untuk melengkapi berkas perkara yang kini tengah dikumpulkan oleh penyidik sebelum akhirnya diserahkan ke pengadilan.

"Olah TKP ketiga kita lakukan hari ini dengan menggunakan TAA dengan diharapkan bahwa hasil TAA ini akan menambah kelengkapan dari berkas dan menambah keyakinan hakim pada saat sidang pengadilan," ungkap Sambodo.

MDA (19), pengemudi mobil Mercy yang menabrak lari pesepedadi HI, Jakarta Pusat telah ditetapkan sebagai tersangka. MDA telah ditahan polisi atas kasus kecelakaan tersebut.

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat (12/3) pagi. Pemobil melarikan diri setelah menabrak korban. Pengemudi Mercy tidak berupaya menolong setelah menabrak korban, melainkan malah kabur.

MDA dijerat dengan Pasal 310 ayat (3) dan Pasal 312 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pengemudi Mercy terancam hukuman penjara 5 tahun atas kejadian tersebut.

Simak video 'Polisi Periksa Penumpang Mercy soal Tabrak Lari Pesepeda di Bundaran HI':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)