Polisi Olah TKP Pesepeda Ditabrak Mercy di HI, Tim TAA Dilibatkan

ADVERTISEMENT

Polisi Olah TKP Pesepeda Ditabrak Mercy di HI, Tim TAA Dilibatkan

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 17 Mar 2021 06:46 WIB
Jakarta -

Subdit Gakkum Polda Metro Jaya dan Korlantas Polri hari ini menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pengemudi Mercy yang menabrak pesepeda di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Olah TKP kali ini menggunakan metode traffic accident analysis (TAA).

Pantuan detikcom di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (17/3/2021) sekitar pukul 06.10 WIB, olah TKP dimulai dengan pelaksanaan apel. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo memimpin langsung apel.

"TAA ini diharapkan membuat jelas tindak pidana terjadinya kecelakaan. Semoga dengan kemampuan rekan-rekan yang miliki bisa mengungkap saat sebelum, setelah kejadian," kata Sambodo dalam arahannya.

Sejumlah petugas saat ini mulai menyisir tempat terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut. Lokasi terjadinya pemobil Mercy menabrak pesepeda pun telah diberikan tanda oleh petugas.

Pantauan di lokasi ada dua tanda menggunakan pylox putih yang dibuat petugas. Satu tanda bergambar orang dan satu tanda bergambar lingkaran.

Apel olah TKP kasus pemobil tabrak pesepeda (Yogi Ernes/detikcom)Foto: Apel olah TKP kasus pemobil tabrak pesepeda (Yogi Ernes/detikcom)

Arus lalu lintas di lokasi terpantau lancar hingga saat ini. Tidak ada penutupan jalan imbas digelarnya TAA pagi ini di Bundaran HI.

Sebelumnya, Sambodo mengungkap ada dua alasan TAA itu digelar pada pagi hari. Dia menyebut hal itu untuk menyesuaikan dengan waktu ketika kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi.

"Pertama karena waktu di TKP-nya pukul 06.00 WIB. Kedua karena di pukul 06.00 WIB mudah-mudahan tidak terlalu ramai sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas," terang Sambodo.

MDA (19), pengemudi mobil Mercy yang menabrak lari pesepeda di HI, Jakarta Pusat telah ditetapkan sebagai tersangka. MDA telah ditahan polisi atas kasus kecelakaan tersebut.

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat (12/3) pagi. Pemobil melarikan diri setelah menabrak korban. Pengemudi mobil Mercy tidak berupaya menolong setelah menabrak korban, melainkan malah kabur.

MDA dijerat dengan Pasal 310 ayat (3) dan Pasal 312 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pengemudi Mercy terancam hukuman penjara 5 tahun atas kejadian tersebut

(ygs/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT