Sidang Kasus Ujaran Kebencian, Gus Nur Ngaku Wawancara soal NU Spontan

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Selasa, 16 Mar 2021 15:48 WIB
gus nur
Foto: Gus Nur (Deny Prastyo Utomo)
Jakarta -

Sidang kasus ujaran kebencian dengan terdakwa Sugi Nur Raharja atau Gus Nur kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) hari ini. Dalam sidang, Gus Nur mengaku wawancara dengan Refly Harun yang menyinggung Nahdlatul Ulama (NU) di luar skenario.

"Di luar dugaan menanyakan NU, di luar skenario," ujar Gus Nur, yang hadir secara virtual, Selasa (16/3/2021).

Gus Nur menyebut wawancara dengan Refly awalnya bukan terkait NU. Menurutnya, yang jadi topik utama yakni terkait omnibus law.

"Waktu itu mau buatnya soal omnibus law. NU spontanitas saja," sebutnya.

Setelah itu, ketua majelis hakim, Toto Ridarto menanyakan mengenai durasi wawancara. Gus Nur menjawab pertanyaan itu, dan dia juga menyinggung perihal pengeditan video.

"(Wawancara) sekitar satu jam," kata Gus Nur.

"Ya (videonya) sudah diedit, warnanya kurang terang, diterangin," ungkapnya menambahkan.

Setelah itu, ketua majelis hakim menanyakan kepada Gus Nur apakah akan menghadirkan saksi maupun ahli dalam agenda sidang berikutnya. Gus Nur kebingungan karena selama ditahan dia tidak memiliki akses komunikasi.

"Saya ini nggak punya handphone, bagaimana mau menghadirkan, saya ini digembok, ditahan, bagaimana mau menghadirkan saksi," ujar Gus Nur.

Majelis hakim kemudian menyudahi persidangan hari ini. Baca di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2