Usut Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, Polisi Bakal Periksa 7 Saksi Besok

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 16 Mar 2021 14:24 WIB
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi
Brigjen Andi Rian (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Bareskrim Polri mengatakan ada tujuh saksi yang bakal diperiksa terkait kasus dugaan pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar Front Pembela Islam (FPI). Pemeriksaan rencananya dilakukan besok.

"Besok akan dilakukan (pemeriksaan) tujuh saksi," ujar Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, saat dimintai konfirmasi, Selasa (16/3/2021).

Andi tak menjelaskan detail identitas tujuh saksi tersebut. Dia juga tak menjelaskan detail apa saja materi yang bakal ditanyakan kepada para saksi.

"Itu aja. Besok akan ada pemeriksaan tujuh saksi," ucapnya.

Sebelumnya, gelar perkara terkait kasus dugaan unlawful killing tiga anggota Polda Metro Jaya terhadap empat laskar FPI telah dilakukan hari ini. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyatakan status penanganan kasus naik dari penyelidikan ke penyidikan.

"Kemudian LP kedua, yaitu bernomor 0132, ini adalah laporan polisi tentang peristiwa meninggalnya empat anggota FPI. Proses penyelidikan telah berjalan dan hari ini dilakukan gelar perkara terhadap proses penyelidikan yang telah dilakukan dan hasil daripada gelar perkara hari ini status dinaikkan menjadi penyidikan dengan yang disangkakan terhadap tiga anggota Polri," ujar Rusdi dalam jumpa pers di Mabes Polri, Rabu (10/3).

Meski status perkara telah naik ke penyidikan, Rusdi mengatakan belum ada tersangka dalam kasus ini. Status tiga anggota Polda Metro Jaya yang diduga membunuh empat dari enam laskar FPI masih terlapor.

Dia juga mengatakan tiga anggota Polda Metro Jaya yang dilaporkan terkait dugaan unlawful killing terhadap empat anggota laskar FPI ini telah dibebastugaskan. Mereka dibebastugaskan untuk mempermudah proses penyidikan.

(haf/haf)