Kubu Moeldoko Tegaskan Sudah Daftarkan KLB, Sindir PD AHY Kebakaran Jenggot

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 16 Mar 2021 10:38 WIB
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Marzuki Alie mengaku mendapat dukungan dari para kader daerah untuk maju sebagai Caketum pada kongres di Surabaya pada bulan Mei mendatang. Marzuki mengaku mewadahi dukungan para kader dan siap maju sebagai caketum saat dijumpai di kantornya, Rabu (22/4/2015). Rachman Haryanto/detikcom.
Marzuki Alie (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief menyebut kubu KSP Moeldoko gagal mendaftarkan hasil dari agenda yang diklaim sebagai kongres luar biasa atau KLB ke Kemenkumham. Kubu Moeldoko menegaskan hasil KLB Deli Serdang tersebut sudah didaftarkan ke Kemenkum HAM kemarin, 15 Maret.

"Kemarin sudah daftar (ke Kemenkumham), sudah selesai," kata Ketua Dewan Pembina PD versi KLB Marzuki Alie kepada wartawan, Selasa (16/3/2021).

Marzuki Alie menyebut kubu Moeldoko saat ini tinggal menunggu surat keputusan Menteri Hukum dan HAM. SK tersebut, menurut Marzuki Alie, dinilai sudah cukup untuk keabsahan partai.

"Ya menunggu pemanggil, kalau sudah keluar SK, sudah cukup," ujarnya.

Ketua DPR RI periode 2004-2009 ini justru menyinggung aksi safari politik Partai Demokrat (PD) kubu Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Marzuki Alie menyebut safari politik itu seperti kebakaran jenggot.

"Semuanya bilang kita stres, kita ini nggak ada dokumen, kita ini, ya sudah biarin saja, narasi-narasi yang bilang kita ini ilegal, ngapain dia safari ke mana-mana. Safari keliling, KPU, ke Menko Polhukam Mahfud, Menteri Hukum, aduh ke mana-mana, daerah-daerah lapor ke Kanwil wilayah, kayak orang kebakaran jenggot, katanya KLB ilegal," imbuhnya.

Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menyebut hasil KLB Partai Demokrat yang digelar secara sepihak gagal didaftarkan ke Kemenkumham. Andi Arief menyebut hal itu terjadi karena kubu Moeldoko terganjal Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham).

"Tragis, KLB Deli Serdang gagal daftar. Tidak dapat diproses pendaftarannya karena tak memenuhi persyaratan sehingga tidak bisa mendapat akses dan password pendaftaran elektronik. Bukan hanya kudeta gagal, tapi memalukan di depan publik," kata Andi Arief kepada wartawan, Selasa (16/3).

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak video 'Demokrat Kubu Moeldoko Klaim Sudah Daftarkan Hasil KLB ke Kemenkum HAM':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2