Round-Up

5 Fakta Terungkap di MK Perihal Orient Riwu Berkewarganegaraan Ganda

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 16 Mar 2021 06:20 WIB
Bupati terpilih Sabu Raijua
Foto: Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Patriot Riwu Kore (Dok. Facebook)
Jakarta -

Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada) Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sidang dihadiri secara virtual oleh Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Patriot Riwu Kore.

Dalam persidangan, KPU Sabu Raijua meminta MK untuk memenangkan Orient P Riwu Kore sebagai Bupati Sabu Raijua dengan alasan proses pilbup berjalan sesuai peraturan.

"Seluruh rangkaian pemilihan Bupati, mulai dari tahap verifikasi sesuai dengan peraturan perundangan berlaku. Menyatakan secara sah dah mengikat secara hukum dalam tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua. Dalam eksepsi, menyatakan MK tidak berwenang mengadili dan memutus sengketa Bupati Sabu Raijua," kata kuasa hukum KPU Sabu Raijua, Josua Victor dalam sidang di MK, Senin (15/3/2021).

Menurut KPU Sabu Raijua, permohonan penggugat yaitu pasangan calon bupati dan wakil bupati Sabu Raijua nomor urut 1, Nikodemus N Rihi Neke dan Yohanis Uly Kale juga tak jelas. "Sehingga sudah sepatutnya pemohon tidak dapat diterima," ujar Josua.

Sementara itu, kuasa hukum KPU Sabu Raijua lainnya, Sudwijayanti menyatakan proses pilkada sudah sesuai aturan sehingga tidak bisa dibatalkan. Proses Pilkada, kata dia, juga di bawah pengawasan Bawaslu.

"Proses dilakukan dengan asas kehati-hatian yang patut dan penuh tanggung jawab. Pelaksanaan di bawah pengawasan Bawaslu," tutur Sudwijayanti.

"Surat Bawaslu (Bukti T50) dan surat rekomendasi Bawaslu sudah ditindaklanjuti ke Disdukcapil Kota Kupang dan tidak ada bukti yang menyimpang (bukti 753-55). Surat Bawaslu Sabu Rajua perihal surat balasan Kedubes AS di Jakarta adalah surat pemberitahuan yang sangat terlambat," sambung Sudwijayanti.

Simak Fakta-fakta soal Status Dwikewarganegaraan Orient di halaman berikutnya.

Saksikan video 'Bupati Terpilih Sabu Raijua Buka Suara soal Status WN AS':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3