Plt Gubernur Sulsel Doakan Nurdin Abdullah Diberi Kekuatan: Semua Punya Aib

Hasrul Nawir - detikNews
Sabtu, 13 Mar 2021 12:12 WIB
Plt Gubernur Sulsel saat memberi sambutan di Rapat Paripurna DPRD Parepare (Hasrul-detikcom)
Plt Gubernur Sulsel saat memberi sambutan di rapat paripurna DPRD Parepare (Hasrul/detikcom)
Parepare -

Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendoakan Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah diberi kekuatan. Nurdin sendiri saat ini ditahan KPK karena terjerat kasus dugaan suap.

Hal itu disampaikan Andi Sudirman saat memberikan sambutan dalam rapat paripurna DPRD dalam rangka HUT ke-61 Kota Parepare, Sabtu (13/3/2021).

"Kami menyampaikan permohonan maaf karena Pak Nurdin Abdullah tidak bisa hadir bersama kita karena ada sesuatu dan lain hal. Selama 2,5 tahun kami bersama dan memperhatikan Sulsel, teriring doa semoga beliau diberi kekuatan," ucapnya.

Dia kemudian bicara bahwa semua orang memiliki aib. Dia mengingatkan agar setiap orang tak mengumbar aib orang lain.

"2,5 tahun bukan waktu yang singkat, sejak menjadi Wagub dan menjadi Plt sekarang saya merasakan apa yang dirasakannya (Nurdin Abdullah). Setiap hari adalah lama sekali, janganlah kita suka mengumbar aib seseorang karena semua orang punya aib," ujarnya.

Dia kemudian bicara soal budaya mengucilkan seseorang yang terbukti berbuat salah. Andi Sudirman juga bicara soal dana dari Pemprov untuk Parepare.

"Kalau di perusahaan, khususnya di Jepang, satu kali kita membuat kesalahan, kita akan dikucilkan," ucap Andi Sudirman.

"Untuk Kota Parepare, dari APBD Provinsi bantuannya paling besar. Tahun 2020 kemarin kita gelontorkan Rp 100 miliar," sambungnya.

Sebelumnya, Nurdin Abdullah ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek di Sulsel. Selain Nurdin, Sekdis PUTR Sulsel, Edy Rahmat dan pengusaha Agung Sucipto juga ditetapkan sebagai tersangka.

Ketua KPK Firli Bahuri menyebut Nurdin Abdullah diduga menerima suap terkait sejumlah proyek infrastruktur di Sulsel dari Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB) Agung Sucipto. Agung disebut berkeinginan mendapatkan beberapa proyek pekerjaan infrastruktur di Sulsel.

Firli mengatakan Agung diketahui berkomunikasi aktif dengan Edy Rahmat, yang disebut sebagai orang kepercayaan Nurdin Abdullah. Komunikasi itu dijalin agar Agung kembali mendapatkan proyek di Sulsel tahun ini.

Nurdin Abdullah kemudian diduga sepakat memberikan sejumlah proyek, termasuk di Wisata Bira, untuk Agung. Firli menduga suap dari Agung untuk Nurdin diserahkan melalui Edy Rahmat.

"AS selanjutnya pada tanggal 26 Februari 2021 diduga menyerahkan uang sebesar Rp 2 miliar kepada NA (Nurdin Abdullah) melalui ER (Edy Rahmat)," sebut Firli dalam konferensi pers Minggu, (28/2) dini hari.

Firli menyebut Nurdin Abdullah diduga menerima uang dari kontraktor lain pada 2020, yaitu Rp 200 juta, Rp 1 miliar, dan Rp 2,2 miliar, sehingga total uang yang diduga diterima Nurdin Abdullah sekitar Rp 5,4 miliar. Namun Firli tidak merinci nama kontraktor lainnya itu.

(haf/haf)