Teror Kepala Anjing ke Pejabat Kejati Riau Diduga Terkait Musdalub LAM

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 12 Mar 2021 15:14 WIB
Polda Riau mengungkap rentetan teror terhadap pejabat Kejati Riau hingga sekretaris LAM Riau (Raja Adil/detikcom)
Polda Riau mengungkap rentetan teror terhadap pejabat Kejati Riau hingga sekretaris LAM Riau. (Raja Adil/detikcom)
Pekanbaru -

Rumah Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Muspidauan, diteror dengan dilempari potongan kepala anjing. Polisi mengungkap tujuan pelaku melemparkan kepala anjing ke rumah pejabat Kejati Riau tersebut.

"D (Didik) membantu aksi teror dengan mengirim kepala anjing, melempar bensin ke rumah Pak Nasir. Yang mana tujuan melempar agar Pak Muspidauan enggan dan takut terhadap mereka, sehingga mereka tetap eksis berada di LAM Pekanbaru," kata Kapolda Riau Irjen Agung Setya kepada wartawan, Jumat (12/3/2021).

Dua pelaku lain yang ditangkap bernama Irwan dan Boy. Polisi masih memburu 2 pelaku lain, yakni BI alias Bobi dan J.

Nasir yang dimaksud Irjen Agung ialah Nasir Penyalai yang menjabat Sekretaris Lembaga Adat Melayu Riau. Rumah Nasir disiram bensin untuk dibakar.

"Mengapa disiram bensin, karena rencana membakar rumah mereka. Kenapa rumah diteror, karena Pak Nasir dianggap orang yang mendukung Musdalub dan dianggap orang-orang yang memunculkan kepemimpinan baru dan tidak dikehendaki oleh mereka," jelas Irjen Agung.

Diketahui, dalam Musdalub Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau cabang Pekanbaru pada Januari lalu, Muspidauan terpilih menjadi Ketua LAM Pekanbaru. Pengurus LAM di Pekanbaru sempat memprotes musdalub tersebut.

"Pak Nasir dianggap mendukung Musdalub dan dianggap orang yang memunculkan kepemimpinan baru dan tidak dikehendaki. Kemudian mereka menyiapkan kepala anjing, kemudian menyiapkan dan membeli botol bensin," katanya.

Teror dilakukan dua pelaku, Irwan dan Didik, menggunakan 2 sepeda motor menuju rumah Muspidauan di Kampung Melayu. Selanjutnya, pelaku melemparkan kepala anjing di rumah Muspidauan.

Malam berikutnya, kedua pelaku Boy dan Bobi (BI) berangkat menuju rumah Nasir. Setiba di lokasi, pelaku menyiramkan bensin ke rumah Nasir.

"Mereka semua orang LAM, kecewa terkait pergantian kepemimpinan. Mereka merasa Munaslub itu merugikan, ada kekhawatiran dan menimbulkan rasa ketidaksenangan, ditambah ada yang membiayai," katanya.

Aksi teror menimpa 3 pejabat di Riau dalam rentetan waktu bersamaan pekan lalu. Teror pertama menimpa Ketua NU, Rusli Ahmad, yang rumahnya dicoret kata-kata kasar pada 3 Maret lalu.

Selanjutnya, teror kembali terjadi di rumah Kasi Penkum Kejati yang juga Ketua LAM Pekanbaru, Muspidauan, pada Kamis (5/3) malam. Berselang kemudian teror terjadi di rumah Sekretaris LAM Riau, Nasir Penyalai.

(jbr/haf)