Rentetan Aksi Teror di Riau, Bom Molotov hingga Potongan Kepala Anjing

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 12 Mar 2021 14:35 WIB
Polisi tangkap pelaku teror kepala anjing ke rumah pejabat Kejati Riau
Polisi menangkap pelaku teror kepala anjing di Riau (Raja Adil/detikcom)
Pekanbaru -

Polisi tengah mengusut teror kepala anjing terhadap Kasi Penkum Kejati Riau Muspidauan. Aksi teror bom molotov juga sempat terjadi di Riau pada tahun lalu. Berikut rangkuman beberapa aksi teror di Riau.

Kapolda Riau Irjen Agung memaparkan beberapa aksi teror di Riau. Agung mengatakan aksi teror terhadap warga terjadi sejak 2020.

"Sejak 2020 aksi teror muncul, saya sudah mendengar sebelumnya 2020 juga banyak kejadian. Ini harus diungkap, masyarakat harus nyaman," ujar Agung saat rilis kasus di Mapolda, Jumat (12/3/2021).

Agung menyebut akhir Januari 2020 terjadi teror bom molotov di kantor Satpol PP Provinsi. Teror berupa pembakaran mobil ketua LSM juga terjadi di Rokan Hulu. Selain itu, pelemparan bom molotov juga menimpa rumah awak media di Kampar.

Terbaru, aksi teror kepala anjing terjadi di rumah Kasi Penkum Kejati Riau Muspidauan. Tidak hanya rumah Muspidauan, rentetan aksi teror juga menimpa rumah Sekretaris LAM Nasir Penyalai dan Ketua NU Riau Ahmad Rusli.

"Aktivitas atau aksi teror harus dihentikan. Ini sepertinya dipilih untuk tujuan tertentu, tujuan adalah meneror. Mulai dibakar, dilempar kepala anjing, disiram bensin. Ini sangat tak beradab," kata Kapolda.

Agung menyayangkan aksi teror yang terus terjadi di wilayahnya. Sebab, saat ini semua komunikasi dapat dilakukan dan terbuka.

"Semua saluran komunikasi yang terbuka. Bahkan aspek hukum bisa diikuti sampai dibuktikan perkara hukumnya. Kalau teror sebagai pilihan apabila tujuan tak tercapai, ya ini aksi kriminal yang sangat tak pantas dan harus kita berantas," katanya.

Untuk itu, Agung memastikan akan terus memburu para pelaku teror. Termasuk dua pelaku aksi teror rumah Muspidauan dan Nasir Penyalai yang tidak terima dengan Musdalub LAM Pekanbaru.

Diketahui, hingga malam tadi tim gabungan Polda Riau dan Polresta Pekanbaru sudah menangkap tiga pelaku teror. Ketiga pelaku terlibat aksi teror di rumah Muspidauan dan Nasir pekan lalu.

"Untuk aksi teror rumah Pak Muspidauan dan Pak Nasir telah kita tangkap tiga orang. Ketiganya adalah pengurus LAM," terang Kapolda Riau Irjen Agung saat ditemui di Mapolda, Jumat (12/3).

(ras/lir)