Pelaku Teror Dibayar untuk Bakar Rumah Sekretaris LAM Riau tapi Gagal

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 12 Mar 2021 14:26 WIB
Polda Riau mengungkap rentetan teror terhadap pejabat Kejati Riau hingga sekretaris LAM Riau (Raja Adil/detikcom)
Polda Riau mengungkap rentetan teror terhadap pejabat Kejati Riau hingga Sekretaris LAM Riau. (Raja Adil/detikcom)
Pekanbaru -

Polisi menangkap tiga eksekutor teror pelemparan kepala anjing dan bensin di rumah Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Muspidauan dan Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Nasir Penyalai. Ternyata para pelaku diperintahkan membakar rumah Nasir.

"Mengapa disiram bensin (rumah Nasir), karena rencana mau membakar rumah mereka," kata Kapolda Riau Irjen Agung Setya kepada wartawan, Jumat (12/3/2021).

Ketiga pelaku yang ditangkap bernama Irwan, Didik, dan Boy. Polisi masih memburu dua pelaku lain, yakni BI alias Bobi dan J.

Rumah Nasir menjadi target para pelaku karena korban ikut mendukung Musdalub LAM Riau cabang Pekanbaru. Termasuk ikut memunculkan kepemimpinan baru yang tidak diinginkan para pelaku.

Diketahui, dalam Musdalub LAM Riau cabang Pekanbaru pada Januari lalu, Muspidauan terpilih menjadi Ketua LAM Pekanbaru. Pengurus LAM di Pekanbaru sempat memprotes musdalub tersebut.

"Pak Nasir dianggap mendukung musdalub dan dianggap orang yang memunculkan kepemimpinan baru dan tidak dikehendaki. Kemudian mereka menyiapkan kepala anjing, kemudian menyiapkan dan membeli botol bensin (Kamis, 4 Maret)," katanya.

Setelah siap, dua pelaku Irwan dan Didik berangkat menggunakan dua sepeda motor menuju rumah Muspidauan di Kampung Melayu. Selanjutnya pelaku melemparkan kepala anjing di rumah Muspidauan.

Malam berikutnya, kedua pelaku Boy dan Bobi (BI) berangkat menuju rumah Nasir. Setiba di lokasi, pelaku menyiramkan bensin ke rumah Nasir.

"Mereka semua orang LAM, kecewa terkait pergantian kepemimpinan. Mereka merasa munaslub itu merugikan. Ada kekhawatiran dan menimbulkan rasa ketidaksenangan, ditambah ada yang membiayai," katanya.

Sebelumnya, aksi teror menimpa tiga pejabat di Riau dalam rentetan waktu bersamaan pekan lalu. Teror pertama menimpa Ketua NU Rusli Ahmad, yang rumahnya dicoret kata-kata kasar pada 3 Maret lalu.

Selanjutnya, teror kembali terjadi di rumah Kasi Penkum Kejati yang juga Ketua LAM Pekanbaru Muspidauan pada Kamis (5/3) malam. Berselang kemudian teror terjadi di rumah Sekretaris LAM Riau Nasir Penyalai.

(ras/jbr)