Eksepsi Ari Askhara Ditolak, Sidang Kasus Selundupan Harley Berlanjut

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 10 Mar 2021 15:58 WIB
Sidang Eks Dirut Garuda Ari Askhara
Ilustrasi suasana Sidang Ari Askhara (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Pengadilan Negeri (PN) Tangerang menolak eksepsi mantan Dirut PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara. Sidang dilanjutkan ke pembuktian kasus dugaan penyelundupan motor Harley-Davidson dan sepeda Brompton.

"Mengadili, Menyatakan eksepsi penasihat hukum terdakwa diputus bersama dengan putusan akhir," kata ketua majelis hakim Nelson Panjaitan sebagaimana dikutip dari website Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Tangerang, Senin (10/3/2021).

Ari Askhara didakwa tiga pasal berlapis, yaitu:

1. Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 102 huruf e Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP

2. Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 102 huruf h Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

3. Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 103 huruf a Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Ancaman hukuman terberat pasal tersebut adalah 10 tahun penjara. Sidang kasus ini bakal dilanjutkan ke proses pembuktian.

"Melanjutkan pemeriksaan perkara pidana atas nama Terdakwa I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra dalam perkara pidana nomor 192/Pid.Sus/2021/ PN.Tng. Menangguhkan biaya perkara sampai putusan akhir," ujar majelis.

Dalam dakwaan, jaksa menyebut kasus bermula pada November 2018 saat Ari selaku Dirut PT Garuda Indonesia melakukan kunjungan bersama direksi ke Prancis. Di sela-sela kunjungan tersebut, Ari Askhara bersama direksi lainnya makan malam.

Di antaranya yang hadir adalah Direktur Teknik dan Layanan PT Garuda Indonesia Iwan Joeniarto, Mohammad Rizal Pahlevi selaku Vice President Garuda lndonesia Europe, Heri Akhyar selaku Direktur Human Capital PT Garuda lndonesia, dan saksi Dewa Kadek Rai selaku pejabat sementara Regional CEO Europe Region Garuda lndonesia.

"Pada acara makan malam tersebut terdakwa I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mengutarakan niatnya untuk memiliki Harley-Davidson klasik kepada saksi Mohammad Rizal Pahlevi," urai jaksa.

Merespon hal tersebut Rizal Pahlevi menyampaikan jika Harley-Davidson klasik sulit didapatkan di Eropa, tetapi lebih banyak ditemukan di Amerika. Beberapa minggu setelah acara tersebut, Ari kembali menanyai Rizal Pahlevi soal motor Harley-Davidson klasik itu, lalu dijawab Rizal akan mencarikan motor tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2