Maju Jadi Calon Ketua PWNU Jakarta, Jazilul Minta Nasihat ke Sesepuh NU

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 06 Mar 2021 14:28 WIB
Jazilul Fawaid
Foto: dok. MPR RI
Jakarta -

Wakil Ketua MPR yang juga aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Jazilul Fawaid silaturahmi kepada sesepuh NU DKI Jakarta, KH Muhyiddin Ishaq di kediamannya, Jalan Madrasah, Nomor 17, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.

Kedatangan Jazilul pada Jumat (5/3) ke kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum tersebut dikatakan untuk mempererat tali silaturahmi, sekaligus meminta nasihat terkait pengembangan NU DKI ke depan.

"Alhamdulillah, saya diberi kesempatan untuk silaturahim dengan Kiai Muhyiddin, bertukar pikiran dan meminta nasihat terkait dengan pengembangan dan penguatan NU DKI. Beliau mengibaratkan bahwa NU DKI ini sebagai mobil mogok sehingga harus dilakukan pembenahan dari semua aspek," ujar Jazilul dalam keterangannya, Sabtu (6/3/2021).

Menurutnya NU DKI seperti mobil yang semua mesinnya harus dicek dan diperbaiki menyeluruh. "Dicek kaki-kakinya, termasuk sopirnya, itu saran yang bagus. Dan saya tidak hanya ingin hanya menjadi sopir, tapi sekaligus montir, ya kenek," katanya.

Pesan Kiai Muhyiddin kepada Jazilul adalah bagaimana NU DKI ke depan memiliki tenaga yang kuat untuk memberikan kemaslahatan kepada umat.

"Jadi beliau meminta saya untuk menyambung silaturahim kepada semua pengurus PCNU DKI dan para tokoh tanpa pandang bulu dalam rangka mengikat dan mengeratkan serta menguatkan tekad untuk membesarkan NU DKI Jakarta. Poin pentingnya di situ," kata Jazilul yang juga mantan ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jakarta Selatan.

Diakui Jazilul, hal tersebut memang bukan perkara mudah. Namun, dengan aktif melakukan silaturahim serta membuat perencanaan yang bagus dan memahami secara bagus, juga memberi arah sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada di Jakarta, dirinya optimistis NU DKI akan lebih baik, utamanya dalam memberikan manfaat untuk masyarakat Ibu Kota.

Dalam kesempatan itu, Kiai Muhyiddin juga meminta Gus Jazil agar terus melakukan penguatan Empat Pilar (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Undang-Undang Dasar 1945) sebagai tugas dari Wakil Ketua MPR.

Terkait munculnya sejumlah nama calon ketua PWNU DKI Jakarta menjelang pelaksanaan Konferensi Wilayah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (Konferwil PWNU) DKI Jakarta, April 2021 mendatang, Kiai Muhyiddin mengungkapkan bahwa hal tersebut justru merupakan dinamika yang cukup bagus.

"Saya kira ini bagus ada tokoh nasional yang mau turun untuk ikut mengurus NU DKI. Sebab, NU DKI ini kalau tidak diurus dengan baik akan semakin kecil," urainya.

Diakuinya, baru kali ini dinamika menjelang pelaksanaan Konferwil PWNU DKI muncul banyak kandidat. "Dulu-dulu paling satu atau dua calon saja. Kalau sekarang Wakil Ketua MPR mau turun mengurusi NU DKI, itu artinya wibawa NU DKI mulai muncul," katanya.

Diketahui, Gus Jazil berniat maju sebagai calon ketua PWNU DKI Jakarta. Langkah ini diambil karena dirinya melihat NU DKI Jakarta perlu pembenahan serius. Sebagai kader yang lama berkiprah di DKI Jakarta, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Institut Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) Jakarta ini merasa terpanggil untuk ikut membenahi NU di DKI Jakarta.

Simak juga 'Saat Jazilul Prediksi Listyo Sigit Calon Tunggal Kapolri Pengganti Idham Azis':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)