Tolak KLB Demokrat, PD Sulsel: Pejabat Publik Contohkan Tak Taat Etika!

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Sabtu, 06 Mar 2021 08:25 WIB
Wakil Ketua DPRD Sulsel Nimatullah (Noval-detikcom)
Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ni'matullah Erbe (Noval/detikcom)

Sebelumnya diberitakan, Moeldoko ditetapkan sebagai ketum dalam waktu 51 menit setelah KLB Demokrat dibuka, tepatnya pukul 15.35 WIB. Penetapan Moeldoko sebagai ketum berdasarkan hasil voting secara berdiri yang dilakukan dalam KLB.

Selain Moeldoko, ada satu calon ketum lagi, yakni Marzuki Alie.

"Tadi ada dua nama, tenang, ada dua nama, ada Pak Moeldoko dan ada Pak Marzuki Alie. Tepuk tangan untuk keduanya. Saya minta untuk (yang memilih) Pak Moeldoko berdiri," kata Jhoni Allen Marbun saat proses voting.

"Pak Marzuki Alie berapa orang? Oke kita bisa lihat, berarti lebih banyak Pak Moeldoko," lanjut Jhoni.

Setelah terpilih, Moeldoko memberi sambutan berapi-api di hadapan peserta. Moeldoko mengajak semua kader Demokrat bersatu padu.

"Saya mengajak seluruh kader Demokrat dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, untuk bersama-sama berjuang untuk meraih kembali kejayaan Demokrat!" kata Moeldoko di lokasi KLB, The Hill Hotel and Resort, Deli Serdang, Jumat (5/3).

"Tidak ada yang tertinggal. Semua kita bersatu padu, kita ajak semuanya. ini adalah rumah besar kita bersama," imbuh Moeldoko.

Halaman

(nvl/jbr)