Mafia Tanah Diduga Kerahkan Preman Kuasai Lahan di Jakpus, 6 Orang Ditangkap

Rahmat Fathan - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 18:38 WIB
Kasat Reskrim Polres Jakpus AKBP Burhanudin
Foto: Kasat Reskrim Polres Jakpus AKBP Burhanudin (Fathan/detikcom)
Jakarta - Polres Metro Jakarta Pusat menangkap 6 orang preman di Kemayoran. Para preman tersebut diduga dikerahkan oleh mafia tanah untuk menguasai sebuah rumah di Jalan Bungur, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Burhanuddin mengatakan para pelaku melakukan intimidasi hingga kekerasan terhadap beberapa penghuni rumah.

"Kami menerima laporan polisi tanggal 3 Maret 2021, dari laporan polisi tersebut kami turun ke lapangan dan mengamankan 6 orang tadi malam," ujar Burhanuddin kepada wartawan di Polres Metro Jakpus, Jumat (5/3/2021).

Burhanuddin mengatakan, saat ini para pelaku telah ditahan. Polisi saat ini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap 6 orang tersebut.

"Saat ini mereka masih kami lakukan pemeriksaan secara intensif. Intinya kami tidak membiarkan aksi-aksi di luar daripada prosedur perundang-undangan yang berlaku," ucapnya.

Dia mengatakan, pihaknya akan mencari dalang di balik aksi premanisme itu. Terlebih, kata Burhanuddin, aksi para pelaku diduga berkaitan dengan mafia tanah.

"Kami akan melakukan tindakan tegas dan mencari siapa dalang-dalang di balik aksi premanisme ataupun dugaan mafia tanah ini," kata dia.

Kendati begitu, kata Burhanuddin, sejauh ini belum ada kekerasan fisik yang dilakukan para tersangka terhadap korbannya. Dia berujar, kerugian sementara korban mengalami ketakutan.

"Ancaman dengan kata-kata, itu merupakan ancaman kekerasan. Sementara belum kita temukan senjata tajamnya. Kerugian sementara korban merasa ketakutan, merasa terintimidasi, tidak nyaman berada di rumah masing-masing," tutur Burhanuddin.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi mengatakan pihaknya akan memberantas mafia tanah. Ia tegaskan pula, tidak akan memberikan ruang bagi pelaku premanisme.

"Kita tidak akan memberikan toleransi kepada pelaku premanisme di Jakarta Pusat, kita sikat pelaku premanisme," tegas Hengki.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan pihaknya akan memberantas mafia tanah yang merugikan pemilik rumah yang sah. Fadil juga menegaskan, polisi akan memihak kepada masyarakat pemilik sah atas tanah dan bangunan.

"Satgas Mafia Tanah akan terus bekerja untuk melindungi dan membela masyarakat pemilik tanah yang sah," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/2/2021).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah menyampaikan arahan kepada jajarannya agar tidak ragu untuk mengungkap mafia tanah, termasuk dalang dan bekingnya.

"Bapak Kapolri sudah memerintahkan agar Satgas tidak pernah ragu untuk mengungkap kasus mafia tanah siapapun dalangnya dan siapapun bekingnya. Ini sudah kita buktikan dengan ungkap siapa pemodalnya, dalangnya dan penyedia sarana prasarananya," jelas Fadil Imran.

(mea/mea)