Tentang Skateboard di Trotoar: Wagub Bilang Tak Boleh, Anies Diklaim Izinkan

ADVERTISEMENT

Round-Up

Tentang Skateboard di Trotoar: Wagub Bilang Tak Boleh, Anies Diklaim Izinkan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 07:30 WIB
Sejumlah anak bermain skateboard di Skate Park Taman Budaya 2 Dukuh Atas, Jakarta, Jumat (4/9). Para skateboard beraksi dari sore hingga malam hari.
Foto: Sejumlah anak bermain skateboard di Skate Park Taman Budaya 2 Dukuh Atas, Jakarta, Jumat (4/9). Para skateboard beraksi dari sore hingga malam hari (Pradita Utama/detikcom)

Komunitas Klaim Anies Perbolehkan Skatebord di Trotoar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan perwakilan Komunitas Jakarta Skateboarding di Balai Kota. Hal ini menindaklanjuti aksi viral Satpol PP menindak pemain skateboard di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
Hasil pertemuan ini salah satunya Anies memperbolehkan skateboarders bermain skateboard di atas trotoar. Syaratnya yaitu tidak mengganggu aktivitas pejalan kaki.

"Ada keputusan Gubernur boleh main di trotoar Jakarta tapi tetap yang diamankan, kewajiban utamanya adalah mendahulukan pejalan kaki," kata Pengurus Komunitas Jakarta Skateboarding Satria Vijie saat dihubungi, Kamis (4/3/2021).

Selain itu, Vijie menyampaikan para pemain skateboard diminta untuk terus menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas. Ke depannya, Anies berjanji untuk segera membenahi area skate park di Ibu Kota.

"Terus tidak ada lagi untuk kasus perampasan skateboard dari petugas. Diminta juga menjaga protokol kesehatan, menggunakan masker tidak membuang sampah sembarangan. Kemudian enggak boleh melakukan cat calling karena ada aduan saat nongkrong itu ada kasus cat calling. Lalu akan merapikan skate park yang ada di Jakarta biar anak-anak skate yang bermain skateboard tidak terlalu ramai di jalan," ujarnya.

Selain itu, Vijie menganggap permasalahan antara Satpol PP dan skateboarders telah selesai. Ia mengakui tindakan skateboarders yang tak mematuhi protokol kesehatan COVID-19 salah. Namun, bukan berarti tindakan keras yang dilakukan Satpol PP dapat dibenarkan.

"Saya mewakili teman-teman sebenarnya kan ini permasalahannya udah bukan mana yang benar mana yang salah, karena kondisinya kalau dibilang skateboardersnya salah. Tapi ada kesalahan juga dari Satpol PP karena melakukan kekerasan," terangnya.

Di akun instagramnya, Vijie mengunggah pernyataan dari Gubernur Anies usai pertemuan. Dalam video itu, terlihat Anis memakai topi biasa, dan Vijie memakai topi dinas gubernur.

Dalam video itu, Anies tidak secara gamplang memperbolehkan dan melarang bermain skatebord di trotoar. Dia hanya menyebut Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan sarana bagi pemain skateboard.

"Alhamdulillah di Jakarta saat ini sudah banyak skatepark, kita ingin teman-teman memanfaatkan skatepark ini. Di situ kesempatan untuk interaksi, bikin kegiatan positif, ketemu anyak teman-teman dari berbagai tempat. Jadi bukan hanya main skatepark, tapi pertemanan di tempat ini. Dan kita pengen sketark nantinya bisa membuat orang Jakarta, Jakarta untuk semua," kata Anies dalam video tersebut.

Anies mengingatkan agar pemain skateboard memperhatikan protokol kesehatan. "Silakan teman-teman, yang penting pesan saya, protokol kesehatan ditaati. Silakan maain skateboard, tapi pakau masker jangan lewat, jaga jarat," ujar Anies.


(aik/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT