Round-Up

Mabuk Sambil Tembak Bocah dengan Senapan Bikin Dede Dibekuk

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 21:16 WIB
Pria mabuk Dede (38) di Kota Makassar ditangkap polisi karena menembak anak kecil menggunakan senapan angin (Hermawan/detikcom).
Foto: Pria mabuk Dede (38) di Kota Makassar ditangkap polisi karena menembak anak kecil menggunakan senapan angin (Hermawan/detikcom).
Makassar - Pria bernama Dede (38) dibekuk polisi. Dede dibekuk setelah menembak anak berusia 8 tahun saat mabuk.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (2/3) lalu. Saat itu, korban tengah bermain di depan rumahnya di Jalan Cenderawasih, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dede yang mabuk tiba-tiba mengambil senapan angin. Tanpa diduga, dia langsung menembak korban.

"Anak itu, korbannya, sementara main-main di depan rumahnya. Tiba-tiba si pelaku ini mungkin dalam keadaan mabuk, dia ambil senapan angin, dia tembak si anak kecil itu, itu saja intinya," kata Kapolsek Mariso, Makassar, Kompol Ahmad Yulias kepada detikcom, Kamis (4/3/2021).

Akibat kejadian itu, korban pun menderita luka tembak di dadanya. "Kena dada sebelah kanan, nggak tembus, tapi korban luka-luka," ujarnya.

Korban saat itu terkena tembakan satu kali pada dada kanan. Korban pun sempat dilarikan ke rumah sakit.

"Rekam medis atau fakta, itu kena satu kali pada dada. Ada luka tembak di dada," kata Kanit Reskrim Polsek Mariso Iptu Syamsuddin.

Penembakan itu kemudian dilaporkan ke polisi. Polisi yang menerima laporan kejadian lantas menuju lokasi dan menangkap pelaku.

Dede ditangkap malam itu juga. Sepucuk senapan angin turut disita polisi dari rumahnya.

"Ditangkapnya langsung juga itu malam. Jadi, setelah laporan masuk, anggota melakukan penyelidikan, dapat info bahwa ini orangnya, akhirnya langsung anggota mendatangi yang bersangkutan, melakukan penggeledahan, dan ditemukanlah senapan angin," jelas Ahmad.

Kepada polisi, Dede pun mengakui perbuatannya. Dede mengaku menembak korban karena kesal. Dia kesal lantaran tegurannya terhadap korban agar jangan ribut tak digubris.

"Dia main-main depan rumah, saya tegur agar jangan ribut tapi tidak mendengar," kata Dede di Polsek Mariso, Kamis (4/3/2021).

Dede mengaku menegur korban karena saat itu sudah menunjukkan pukul sekitar pukul 01.00 Wita, Rabu (3/3) dini hari. Karena kesal, Dede lantas masuk ke dalam rumah untuk mengambil senapan angin.

Selanjutnya, Dede mulai menembakkan senapan angin ke arah korban. Namun Dede mengaku tak ingat berapa kali dia menembak korban karena saat itu dia setengah sadar akibat pengaruh minuman beralkohol alias mabuk.

"Saya tidak ingat itu, Pak, saya memang biasa tembak tikus di rumah," katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku tak hanya dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Pelaku juga dijerat Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukuman 15 penjara," katanya.

Simak juga Video: Kronologi Pria Mabuk Tega Aniaya Penyandang Disabilitas di Sumedang

[Gambas:Video 20detik]



(mae/aik)