Round-Up

Berkali-kali Lakukan Asusila Sebab Bos Perusahaan Merasa Punya Kuasa

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 06:37 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space.
Ilustrasi pelecehan seksual (Foto: iStock)
Jakarta -

Polisi mengungkap fakta baru terkait pelecehan seksual yang dilakukan JH (47), seorang bos perusahaan terhadap dua karyawatinya. Selain kepada kedua karyawatinya, pelaku juga pernah melakukan hal serupa kepada rekan bisnisnya.

Pelecehan terhadap kedua karyawatinya itu sendiri terjadi berkali-kali. Pelaku melakukan perbuatan asusila setiap kali memiliki kesempatan.

Polisi mengungkap pelaku bisa leluasa melakukan perbuatan asusila itu di kantornya karena memiliki kuasa.

"Dia merasa pimpinan punya kewenangan, dia menganggap semua anak buah bisa dilakukan semena-mena. Merasa punya power," kata Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi saat dihubungi detikcom, Rabu (3/3/2021).

Tindakan tersangka kepada kedua karyawatinya diketahui terjadi pada September 2020. Saat itu kedua korban merupakan sekretaris pribadi tersangka.

Rekan Binsis Juga Dilecehkan

Dalam penyelidikan terungkap bahwa pelaku juga tidak hanya mencabuli karyawatinya. Dua perempuan yang merupakan rekan bisnisnya juga pernah dilecehkan oleh tersangka.

"Dia pernah mencabuli dua orang lain lagi yang merupakan partner kerja, rekan bisnisnya ya," kata Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi saat dihubungi detikcom, Rabu (3/3/2021).

Kedua korban yakni BB dan AA. Kedua korban tersebut diketahui rekan bisnis dari tersangka.

"Cuma dua korban ini tidak mau melapor, karena yang satu sudah berkeluarga dan satu lagi tinggal di Bali. Jadi mereka bersaksi saja," kata Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (3/3/2021).

Tindakan pelecehan tersangka kepada kedua korban terjadi pada Oktober 2020. Saat itu kedua korban datang menemui tersangka untuk keperluan bisnis.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya

Saksikan juga 'Pamer Hubungan Intim di Medsos, Apa Sih Alasannya?':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2