Hujan Es Terjadi di Bengkulu, BMKG Beri Penjelasan

Hery Supandi - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 19:19 WIB
Screenshot video hujan es di Bengkulu (dok. Istimewa)
Screenshot video hujan es di Bengkulu (dok. Istimewa)
Bengkulu -

Hujan es terjadi di Bengkulu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu memberi penjelasan soal peristiwa tersebut.

Kepala BMKG Bengkulu Klaus Damanik Apoho menjelaskan hujan es terjadi di wilayah Kecamatan Taba Penanjung, Bengkulu Tengah, Selasa (3/2/2021) sore. Hujan es disebut terjadi karena ada awan kumulonimbus yang tebal.

Menurut Klaus, kumulonimbus dengan suhu puncak mencapai -75 derajat Celsius bisa membentuk kristal es di bagian atas awan. Hal itu disebutnya bisa menyebabkan hujan es dan angin puting beliung.

"Ya memang telah terjadi hujan es di Desa Sukarami, Kecamatan Taba Penanjung, Bengkulu Tengah, sekitar jam 15.00 WIB, yang disebabkan oleh aktivitas awan kumulonimbus mencapai -75 derajat Celsius," kata Klaus.

Klaus mengatakan kondisi itu kemudian mendorong terbentuknya butiran-butiran es di dalam awan. Ukuran es yang cukup besar, katanya, menyebabkan es tak sempat mencair hingga terjadi hujan es.

"Karena ukuran butiran es yang cukup besar, butiran es tersebut tidak punya cukup waktu untuk mencair dan terbawa jatuh ke permukaan bumi bersama hujan," ujarnya.

Dia mengatakan hujan es merupakan fenomena cuaca alami yang biasa terjadi. Peristiwa itu, katanya, sering terjadi pada masa transisi musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

(haf/haf)