Ini Upaya Pemprov DKI Tingkatkan Pembangunan Sumur Resapan di Jakarta

Tiara Aliya - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 16:13 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melakukan sidak di perkantoran dan pusat perbelanjaan Ibu Kota. Sidak dilakukan untuk pastikan aturan PPKM diterapkan.
Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta menyadari realisasi pembangunan sumur resapan masih 0,2 persen dari total kebutuhan. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta akan mendorong pengusaha untuk berkontribusi membangun sumur resapan di Ibu Kota.

"Ada 3.876. Nanti kan ini harus pake e-katalog. Kami akan usahakan mendorong semua pengusaha yang memiliki produk masukkan ke e-katalog," kata Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (2/3/2021).

Riza mengimbau apabila ada perusahaan yang memiliki kompetensi bisa memasukkan produknya ke dalam e-katalog LKPP. Menurut Riza, cara ini efektif agar pembangunan tak didominasi satu perusahaan saja.

"Supaya banyak pilihan, supaya lebih merata tidak dimonopoli oleh 1-2 perusahaan," jelasnya.

Nantinya, politikus Gerindra ini memastikan akan memilih perusahaan yang dirasa mampu memenuhi target pembangunan. Sekali lagi, Riza mempersilahkan perusahaan menawarkan produknya.

"Silakan siapa saja pengusaha yang memiliki produk-produk terkait sumur resapan masukkan ke e-katalog akan kami input," ujarnya.

"Kami proses sesuai dengan mekanisme dan aturan. Ada aturan sehingga nanti kami bisa memilih dengan banyak pilihan yang terbaik, yang murah, tentu yang berguna masyarakat," sambungnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melaporkan hingga kini pihaknya telah membangun 3.964 sumur resapan. Padahal Pemprov DKI menyatakan kebutuhan akan sumur resapan di DKI sebanyak 1,8 juta.

Namun Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sempat mengatakan 1,8 juta sumur resapan itu bukanlah target satu periode kepemimpinan. Riza mengatakan program sumur resapan itu merupakan proyek jangka panjang. Menurutnya, pembuatan sumur resapan itu memerlukan waktu.

"Sekarang ada 3.964 (sumur resapan yang sudah dibuat). Pertama, perlu kami jelaskan kembali, yang dimaksud Pak Gubernur 1,8 juta itu kebutuhan Jakarta, bukan harus dipenuhi dalam 5 tahun atau dalam 1 tahun, tidak mungkin, itu kebutuhan Jakarta sejauh ini," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (24/2).

(knv/knv)