Ini Hasil Kajian Sementara Pemprov DKI soal Penutupan Kafe Brotherhood

Tiara Aliya - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 13:19 WIB
Disegel aparat, kafe Brotherhood Jaksel dipasang garis polisi
Kafe Brotherhood ditutup sementara. (Azhar Ramadhan/detikcom)
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta menggelar rapat bersama Polda Metro Jaya menindaklanjuti kemungkinan penutupan Kafe Bortherhood di Jakarta Selatan secara permanen pasca-temuan kasus narkoba. Sejauh ini, pelanggaran yang ditemukan hanya berkaitan dengan protokol kesehatan (prokes).

"Sampai sejauh ini hasil kesimpulan rapat sementara bahwa terjadi pelanggaran protokol kesehatan saja. Sementara untuk narkobanya masih di dalami dari pihak Polda Metro Jaya," kata Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Disparekraf Iffan saat dihubungi, Selasa (2/3/2021).

Iffan menyampaikan kafe ini telah dua kali melanggar prokes COVID-19. Jadi, sanksi yang bisa diupayakan saat ini adalah penutupan sementara dan pemberian denda.

"Sementara ini iya, protokol kesehatan saja. Izinnya ditutup 1 x 24 jam dan sepertinya akan ada denda dari Satpol PP," jelasnya.

Sementara, terkait temuan kasus narkoba, Iffan mengatakan masih dibutuhkan pendalaman lebih lanjut. Sebab, aparat belum mengindikasi adanya transaksi jual-beli narkoba di kafe tersebut.

"Tidak (transaksi narkoba), yang baru ditemukan adalah selebgram (Millen Cyrus) itu dapat penggunaan atas izin resep dokter, sementara yang dua lagi didalami," terangnya.

Kendati demikian, apabila ditemukan indikasi pelanggaran narkoba, Iffan mengatakan, polisi akan menerbitkan surat rekomendasi. Jadi Pemprov DKI dapat menindaklanjutinya dengan mencabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) kafe tersebut.

"Kalau yang seperti kami lakukan itu biasanya ada rekomendasi dari Polda kalau ditemukan untuk masalah narkoba ini kan Dirnarkoba. Kalau ada rekomendasi dari beliau, kami masih menunggu dari pihak Polda Metro Jaya mengeluarkan rekomendasi bahwa ditemukan penggunaan atau keterlibatan manajemen di situ, baru kami akan lakukan penutupan," jelasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya melakukan razia protokol kesehatan di wilayah Jakarta Selatan, salah satunya di Kafe Brotherhood. Saat dirazia, Kafe Brotherhood pun kedapatan melanggar protokol kesehatan.

Tak hanya itu, selebgram Millen Cyrus (MC) yang ikut terjaring razia protokol kesehatan kemudian diketahui positif benzo. Selain Millen, sejumlah pengunjung juga diamankan karena positif benzo dan amfetamin dari hasil tes urine di lokasi.

"Ada satu orang terbukti memakai ekstasi, amfetamin. Jadi empat orang dinyatakan positif dan diamankan di Polda Metro untuk didalami untuk kita kembangkan. Nanti pelaku-pelakunya kita usut, kita dalami lagi," beber Mukti.

Simak video 'Kafe-Resto Nakal Banyak Siasat, Wagub DKI Siapkan Sanksi Berat':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)