Kafe Brotherhood Pernah Ditindak, Satpol PP Kaji Penutupan Permanen

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 17:41 WIB
Disegel aparat, kafe Brotherhood Jaksel dipasang garis polisi
Kafe Brotherhood Jaksel dipasang garis polisi. (Azhar Ramadhan/detikcom)
Jakarta - Kafe Brotherhood di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, ditutup sementara akibat melanggar protokol kesehatan. Ternyata Kafe Brotherhood juga sebelumnya pernah ditindak oleh Satpol PP.

"Pernah, pernah ada penindakan. Ya seyogianya kan misalnya yang pertama, yang kedua misalkan itu harusnya dikenakan sanksi denda," ujar Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan saat dihubungi, Senin (3/1/2021).

"Cuman kalau ada pelanggaran perda atau peraturan lainnya, ya kita bahas dulu dengan instansi terkait. Ini kan Satpol provinsi, kita adakan pertemuan dengan instansi terkait untuk penutupan. Kita tunggu saja, karena kita kan mengumpulkan data-data juga dan rekomendasi dari Pariwisata, kalau misalnya ada penutupan tempat usaha, sama juga dari PTSP, selaku yang mengeluarkan izin," paparnya.

Saat itu, Kafe Brotherhood ditindak dengan sanksi penutupan sementara 1x24 jam. Penutupan itu sudah sesuai dengan aturan Pemprov DKI.

"Ya penutupan sementara, selama 1x24 jam kalau tidak salah. Ya penutupan prosedural dari peraturan yang ada," imbuhnya.

Ujang mengatakan pihaknya masih membahas soal rencana penutupan permanen Kafe Brotherhood. Terlebih pelanggaran yang ditemukan di Kafe Brotherhood bukan sekadar berlebihan jam operasional.

"Cuman karena ada unsur yang lain, pelanggaran lain itu perlu dibahas. Dan kita juga harus dapat data dari instansi yang terkait, terutama dari polisi, Polri gitu," katanya.

Ujang menyebut Satpol PP terus melakukan pengawasan dengan TNI-Polri dan juga Suku Dinas (Sudin) Pariwisata.

"Kita terus melakukan pengawasan dengan terkait, TNI-Polri dan juga dengan Sudin Pariwisata. Dari Sudin Pariwisata juga sudah saya sampaikan, ada tempat hiburan yang nakal, tolong dilakukan pembinaan. Dia langsung negor ke pemilik ininya (kafe). Tapi, kalau misalnya dia tetap melanggar, ya kita adakan penertiban gitu," ujarnya.

"Kita kan sudah melakukan pembinaan lewat Sudin Pariwisata. Kalau masih nakal juga, ya kita lakukan penindakan sesuai dengan aturan Pergub 3 maupun Perda 2 Tahun 2020," sambungnya.

Sebelumnya, selebgram Millen Cyrus (MC) diketahui ikut terjaring razia protokol kesehatan yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di Kafe Brotherhood. Hasil tes urine Millen Cyrus diketahui positif benzo.

"Dari tempat ini ada kita periksa selebgram satu orang inisial MC bersama temannya, positif benzo," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa di Brotherhood Cafe, Jakarta Selatan, Minggu (28/2) dini hari.

Selain Millen Cyrus, dua temannya diketahui turut positif benzo. Ketiganya kini dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Mukti menambahkan, pihaknya pun turut mengamankan satu orang lainnya terkait penyalahgunaan narkotika di kafe tersebut. Satu orang pengunjung diketahui positif amfetamin dari hasil tes urine di lokasi.

"Ada satu orang terbukti memakai ekstasi, amfetamin. Jadi empat orang dinyatakan positif dan diamankan di Polda Metro untuk didalami untuk kita kembangkan. Nanti pelaku-pelakunya kita usut, kita dalami lagi," beber Mukti.

Lihat juga Video: Kafe-Resto Nakal Banyak Siasat, Wagub DKI Siapkan Sanksi Berat

[Gambas:Video 20detik] (idn/idn)