Profil Agung Sucipto, Tersangka Pemberi Suap ke Nurdin Abdullah

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Minggu, 28 Feb 2021 05:29 WIB
Agung Sucipto, tersangka pemberi suap ke Nurdin Abdullah
Agung Sucipto (Foto: Rahmat Fathan/detikcom)
Makassar -

KPK menetapkan pengusaha Agung Sucipto sebagai tersangka pemberi gratifikasi kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. KPK mengatakan Nurdin dan Agung sudah kenal lama. Berikut profil Agung Sucipto itu.

Nama Agung Sucipto terdengar ramai di media pertama kali saat DPRD Sulsel menggelar pansus Hak Angket Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Nama ini disebutkan oleh Eks Kabiro Pembangunan Sulsel, Jumras pada sidang angket.

Pada tahun 2019, eks Kepala Biro Pembangunan, Jumras berkoar soal dugaan bagi-bagi proyek di lingkup internal dan mahar miliaran rupiah pada Pilgub 2018.

Jumras diketahui dipecat dari posisinya setelah dituduh oleh Gubernur Nurdin Abdullah menerima fee dari pengusaha terkait proyek di Sulsel. Pada pemeriksaan di Pansus Hak Angket, Jumras memberikan klarifikasinya.

"Ada yang tertulis kamu, bahwa kamu meminta fee lalu saya bilang dari siapa? Lalu diambillah surat, lalu diperlihatkan ke saya, saya lihat di situ dua perusahaan, dua pengusaha, yang satunya Agung Sucipto, dan satunya bernama Ferry Tandiari," kata Jumras saat menjelaskan pemecatannya oleh Gubernur Nurdin Abdullah di hadapan sidang hak angket, Makassar pada 2019 lalu.

Pada pertemuannya dengan Nurdin Abdullah itu, Jumras dituduh meminta fee proyek kepada dua pengusaha. Hal itu kemudian dibantah oleh Jumras meski klarifikasinya kepada Nurdin tidak didengarkan.

"Sebelum saya tinggalkan tempat itu, saya sampaikan Angguh (Agung) itu menunjuk bapak bahwa pada saat Pilkada Bapak dibantu Rp 10 M, dan itu dihadiri oleh kakak Wagub yang mengantar," ujarnya.

Agung diketahui sebagai seorang pengusaha kontraktor di Sulsel dan merupakan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba yang disebutkan KPK memenangi sejumlah tender di era kepemimpinan Nurdin Abdullah. Dia juga memiliki sebuah resort yang terkenal di Bulukumba, bernama Hakuna Matata.

Simak juga video 'Profil Nurdin Abdullah, Gubernur Sulsel yang Ditangkap KPK':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2