Jadi Tersangka Suap, Nurdin Abdullah Minta Maaf ke Warga Sulsel

Rahmat Fathan - detikNews
Minggu, 28 Feb 2021 05:08 WIB
Nurdin Abdullah dibawa ke Rutan KPK
Nurdin Abdullah (Foto: Rahmat Fathan/detikcom)
Jakarta -

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah meminta maaf kepada warga Sulsel setelah ditetapkan tersangka oleh KPK. Nurdin ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan suap proyek di Sulsel.

"Saya mohon maaf," kata Nurdin Abdullah di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021).

Nurdin mengatakan dirinya ikhlas dalam menjalani proses hukum. Dia mengaku tidak tahu apa-apa dalam kasus tersebut.

"Saya ikhlas menjalani proses hukum. Karena memang kemarin itu kita ga tau apa-apa," kata dia.

KPK menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus ini, sebagai berikut:

a. Sebagai penerima:
1. Nurdin Abdullah (Gubernur Sulawesi Selatan)
2. Edy Rahmat (Sekdis PUTR Provinsi Sulawesi Selatan)

b. Sebagai pemberi:
1. Agung Sucipto (kontraktor)

Ketiganya lalu resmi ditahan oleh KPK selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 27 Februari 2021 sampai dengan 18 Maret 2021.

Ketua KPK Filri Bahuri menjelaskan pemantauan yang dilakukan KPK dalam kasus ini. Firli menyebut pada awal Februari Nurdin Abdullah dan Edy Rahamt bertemu dengan Agung Sucipto terkait proyek Wisata Bira.

"Sekitar awal Februari 2021, Ketika NA sedang berada di Bulukumba bertemu dengan ER dan juga AS yang telah mendapatkan proyek pekerjaan Wisata Bira," ujar Firli saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Minggu (28/2) dini hari.

Tonton video 'Kronologi OTT KPK Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2