Selebgram Millen Cyrus (MC) dites urine saat terjaring razia protokol kesehatan yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di sebuah kafe di Jakarta Selatan. Hasil tes urine Millen Cyrus diketahui positif benzo.
"Dari tempat ini ada kita periksa selebgram satu orang inisial MC bersama temannya, positif benzo," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa di Brotherhood Kafe, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021) dini hari.
Selain Millen Cyrus, dua orang temannya diketahui turut positif benzo. Ketiganya kini dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mukti menambahkan, pihaknya pun turut mengamankan satu orang lainnya terkait penyalahgunaan narkotika di kafe tersebut. Satu orang pengunjung diketahui positif amfetamin dari hasil tes urine di lokasi.
"Ada satu orang terbukti memakai ekstasi, amfetamin. Jadi empat orang dinyatakan positif dan diamankan di Polda Metro untuk didalami untuk kita kembangkan. Nanti pelaku-pelakunya kita usut, kita dalami lagi," beber Mukti.
Millen Cyrus sebelumnya pernah ditangkap terkait penyalahgunaan narkoba pada 22 November 2020 di sebuah hotel di Jakarta Utara. Ia ditangkap bersama seorang pria berinisial J.
Dari kasus narkoba yang menjerat Millen, polisi menyita barang bukti berupa satu alat isap sabu atau bong, sebotol minuman keras, dan sabu seberat 0,36 gram.
Lihat video saat 'Millen Cyrus Direhabilitasi, Polisi Bantah Setop Kasusnya!':
Kepada detikcom, saat ditemui di Polres Metro Pelabuhan Tanjung Priok, Millen Cyrus membeberkan alasan mengkonsumsi barang haram tersebut. Millen Cyrus beralasan dia dalam kondisi depresi.
"(Alasan pakai sabu) Ya banyak hal-hal, karena aku, maksudnya kerja juga kan ke sana-ke sini, banyak yang cancel kerjaan. Sebelum itu juga banyak lagi yang di-cancel. Jadi maksudnya... ya semoga, doain aja," tutur pemilik nama asli Muhammad Millendaru Prakasa ini kepada detikcom di Mako Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (24/11).
Saat depresi itulah, Millen mengaku temannya menawari sabu. Millen mengiyakan tawaran pesta sabu dengan harapan stresnya hilang.
"Karena kita kan juga mau have fun, mau lagi depresi atau apa pun kita kan nggak pernah tahu suasana hati kadang juga teman kebetulan ajak pas gitu timing-nya," ujarnya.
Millen sendiri kemudian dikenakan rehabilitasi dari kasus tersebut. Selebgram itu mulai menjalani proses rehabilitasi pada Senin (30/11/2020) di BNN Lido.