Round-Up

Gaji Satpol PP Tak Kunjung Dibayar, Ada Apa dengan Makassar?

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 22:38 WIB
Kantor Wali Kota Makassar Sulsel
Balai Kota Makassar (Noval/detikcom)
Makassar -

Sebanyak 1.026 personel Satpol PP Kota Makassar belum menerima gaji sejak 3 bulan lalu, tepatnya dari Desember 2020 hingga Februari 2021. Pj Walkot Makassar Rudy Djamaluddin mengklaim telah membayar tunggakan gaji bawahannya itu, tapi dibantah Kasatpol PP Makassar Iman Hud.

Awalnya, Iman Hud menyebut total 1.100 personelnya mulai dari tenaga kontrak hingga PNS tidak dibayarkan gajinya sejak 3 bulan lalu. Belakangan, 74 PNS dari jumlah tersebut dibayarkan gajinya, tapi tidak menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

"Satpol-Linmas itu kan total 1100 orang, PNS 74 orang jadi masih ada 1026 orang belum terima gaji dan operasional," kata Iman saat berbincang dengan detikcom, Selasa (23/2).

Iman memaklumi jika TPP 74 personelnya yang berstatus PNS belum menerima TPP karena masalah administrasi di Pemkot Makassar. Tapi dia mempertanyakan nasib 1.026 personelnya yang berstatus tenaga kontrak dan belum digaji sejak 3 bulan.

"Makanya kan penjelasan Bapak Wali Kota kalau TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) masalah teknis oke lah kita kan PNS yang 74 orang tidak ada masalah. Tapi yang 1.026 orang, yang pegawai kontrak ini yang kasihan karena sejak Desember, Januari sampai Februari belum terima gaji sama operasional," ujar Iman.

Meski 1.026 pegawainya itu tidak menerima gaji sejak 3 bulan lalu, tapi mereka tetap bertugas seperti biasanya. Hal ini membuat Iman kian prihatin.

"Kita prihatin dan tugas jalan terus," katanya.

Menanggapi keluhan Iman, Pj Walkot Makassar Rudy Djamaluddin mengklaim telah membayar gaji 1.026 personel Satpol PP. Simak selengkapnya di halaman selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2 3