Round-Up

Jangan Asal Coba-coba Tiru Parkour yang Viral di Layang Kemayoran

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 06:08 WIB
Screenhot video dan foto-foto diambil dari IG marhaenis_fansa. Pria bernama Fansa itu sudah memberikan izin untuk diambil screenshot video saat beraksi
Aksi Marhaenis Fansa seusai lompat dari ketinggian flyover Kebayoran. (Foto: Dok. Istimewa)

Sudah Pertimbangkan Risikonya

Fansa mengaku, beberapa hari sebelum beraksi, sudah mempertimbangkan faktor keamanan di sekitar lokasi, mulai dari kondisi kendaraan yang lewat hingga cuaca di lokasi. Dia juga mengaku sempat berlatih sebelum melakukan aksinya.

"Beberapa hari sebelumnya saya cek spot dulu, ngeliat, sampai awalnya liat spot dari G-maps dari fotonya, oke bisa. Baru lihat langsung cek spot, jarak seberapa kira-kira, itu malem-malem juga bisa nggak ya, itu memang sudah lihat, kendaraan yang lewat seberapa, di jam berapa sepinya dan gimana supaya nggak membahayakan gimana, supaya nggak undang kecelakaan juga. Angin saya ukur, hujan juga saya ukur, sampai saya ukur semua, udah diukur semua, saya latihan di rumah," jelas Fansa.

Lalu pada Jumat (19/2) siang, Fansa memutuskan untuk beraksi. Dia menyebut kondisi saat itu juga mendukungnya untuk melakukan parkour dari Flyover Kemayoran menuju atap gedung sejauh 3 meter. Menurut pertimbangannya, tempat dirinya untuk aksi parkour tidak membahayakan. Dia juga mengaku sudah siap menanggung segala risikonya.

"Minggu depannya saya coba pas hari Jumat siang, saya cek cuaca oh nggak hujan. Jalanan dibilang ramai enggak, sepi juga yang ada. Jadi kayak bisa nih nggak terlalu membahayakan. Kalau bahaya mungkin iya, tapi bagi saya nggak kok, karena sepi dan dari saya sudah tanggung jawab sama diri saya, kalau nanti saya kenapa-kenapa dan buat orang kenapa-napa saya juga tanggung jawab. Kita cek Jumat, liat jalanan sepi, cek 1, 2, 3 go, lompat dan berhasil. Itu kayak seneng banget," ujarnya.

Meminta Jangan Meniru

Fansa meminta maaf jika aksinya itu sudah menimbulkan kontroversi. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak meniru adegan berbahaya tersebut.

"Untuk orang awam, kalau dari saya bakal minta maaf kalau di mata kalian ada salahnya. Tapi, kalau kalian ini jangan dicoba di rumah," kata Fansa saat dihubungi detikcom, Senin (23/2/2021) malam.

Fansa tidak bermaksud untuk mengajak masyarakat meniru aksinya itu. Tetapi ia mengaku terbuka jika ada masyarakat yang ikut gabung dengan komunitasnya untuk berlatih kemampuan parkour.

"Kalau kalian mau gitu, coba ikut komunitasnya, latihan dulu. Saya nggak ajak coba itu, (tapi) kalau mau tahu rahasianya latihan dulu. Kalau tempatnya nggak seperti yang saya lakukan, di tempat yang sudah diizinkan dan aman, kita support, kita jaga," tuturnya.

Di halaman selanjutnya, Fansa meminta pemerintah fasilitasi tempat yang layak

Selanjutnya
Halaman
1 2 3