Fredy Kusnadi Ditangkap, Dino Patti Djalal: Ini Momen Lawan Mafia Tanah

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 19:40 WIB
Jakarta -

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mengapresiasi Polda Metro Jaya yang telah menangkap Fredy Kusnadi cs yang menjarah rumah milik ibunya, Zurni Hasyim Djalal. Dino Patti Djalal berharap sindikat mafia tanah ini diusut hingga tuntas.

"Hari ini saya mendengar kabar gembira bahwa polisi telah menangkap 15 tersangka, termasuk saudara Fredy Kusnadi dan mereka ini adalah orang-orang yang diduga menjadi anggota sindikat yang mencuri dan memalsukan sertifikat-sertifikat rumah ibu saya. Saya ucapkan terima kasih kepada polisi yang telah berhasil mengidentifikasi para tersangka dan meringkus mereka," kata Dino Patti Djalal dalam akun Instagram miliknya seperti dilihat detikcom, Jumat (19/2/2021).

Dino Patti Djalal juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang memberikan perhatian khusus terkait mafia tanah ini.

"Secara khusus saya ingin mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang telah memberikan perhatian besar terhadap masalah tanah ini dan juga terima kasih kepada Kapolri Bapak Listyo Sigit Prabowo, kepada Menteri BPN Bapak Sofyan Djalil, kepada Menteri Koordinator Polhukam Bapak Mahfud Md," ungkap Dino.

Menurut Dino Patti Djalal, ditangkapnya Fredy Kusnadi cs ini merupakan momentum untuk melawan mafia tanah.

"Saya memandang bahwa tertangkapnya para tersangka ini merupakan score yang bagus, suatu momentum yang baik dalam upaya aparat keamanan untuk melawan mafia tanah atau mafia rumah yang selama ini memang sangat kuat, sangat licin, sangat lihai dan penuh dengan tipu muslihat," imbuh Dino.

Selain itu, dia pun berharap polisi terus melakukan penyelidikan kepada 15 tersangka yang telah diamankan tersebut. Menurutnya, keterangan 15 tersangka ini bisa saja turut mengungkap para mafia tanah lainnya yang selama ini tidak tersentuh jeratan hukum.

"Saya juga berharap kasus ini dapat dituntaskan sebagaimana yang ditekankan oleh Bapak Presiden melalui Kapolri dan saya berharap juga agar semua informasi dan petunjuk dari para tersangka yang sudah ditangkap dapat ditelusuri sebaik-baiknya, sehingga dalang lainnya kalau ada atau founder-nya yang nakal pada tingkat apapun dan beking mereka dapat ditindak sesuai hukum agar ada efek jera dan kapok terhadap sindikat mafia tanah ini," bebernya.

Dia juga mengatakan penangkapan 15 tersangka hari ini sebagai bukti bahwa sindikat mafia tanah bisa dilawan dan dikenai hukuman sesuai aturan yang berlaku.

"Saya juga berharap bahwa kasus yang saya alami yang dialami keluarga saya ini dapat menjadikan inspirasi bagi orang-orang lain yang telah menjadi korban termasuk juga orang-orang rakyat kecil dan lemah dan miskin yang sering tidak berdaya menghadapi mafia tanah. Semoga mereka melihat bahwa keadilan bisa ditegakkan dan mafia tanah atau mafia rumah atau sindikat tanah apapun namanya mereka dapat dikalahkan dan hukum kita dapat ditegakkan," tutur Dino.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya mengusut tuntas kasus mafia tanah yang menjarah rumah milik ibu mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal. Total sudah 15 tersangka yang ditangkap dari 3 laporan polisi yang dilayangkan keluarga Dino Patti Djalal.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan, dari tiga laporan polisi (LP) tersebut, masing-masing terdapat 5 tersangka.

"Dari ungkap tiga laporan ini ada 15 tersangka yang bisa ditangkap. Masing-masing LP ada lima tersangka," kata Fadil Imran dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/2/2021).

Fredy Kusnadi, nama yang kerap disebut Dino Patti Djalal, pun turut ditangkap polisi. Fredy Kusnadi ditangkap dini hari tadi di kediamannya di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Khusus terkait Saudara FK, tadi pagi tim penyidik telah melakukan penangkapan di Kemayoran, karena telah ditemukan dua alat bukti keterlibatan yang bersangkutan dalam kelompok mafia tanah tersebut," ungkap mantan Kapolda Jawa Timur ini.

(ygs/mei)