3 dari 15 Tersangka Mafia Penjarah Rumah Ibu Dino Patti Saling Berkaitan

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 17:40 WIB
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers di Mapolda Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) terkait kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polda Metro Jaya menyatakan kematian Yodi Prabowo karena bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke perut dan leher. Hadir dalam keterangan pers tersebut antara lain Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya menangkap 15 tersangka, termasuk Fredy Kusnadi, dalam kasus mafia tanah yang menjarah rumah Zurni Hasyim Djalal, ibunda mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal. Polisi memastikan para tersangka itu saling berkaitan dalam 3 kasus yang dilaporkan keluarga Dino Patti Djalal.

"Tadi pertanyaannya muncul ada nggak keterkaitan antara satu dengan yang lain? Ada keterkaitan," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/2/2021).

Tubagus menyampaikan, dari 15 tersangka itu, ada 3 tersangka yang sudah menjalani pidana dan terlibat kembali dalam laporan lain dari keluarga Dino Patti Djalal.

"Karena sebagian tersangka ada tiga orang, itu sudah menjalani atau sedang menjalani pidana di LP berdasarkan dari kasus mafia tanah sebelumnya," kata Tubagus.

Tubagus menjelaskan pihaknya menerima 3 laporan polisi (LP) dari keluarga Dino Patti Djalal terkait kasus mafia tanah ini. Ketiga laporan polisi ini tidak dilaporkan dalam satu waktu yang berdekatan.

"Satu masuk diproses, beberapa bulan kemudian buat lagi laporan, karena menyadari itu bisa kita cegah tidak terjadi proses pemindahan haknya. Kemudian dari informasi Polri juga ke korban tolong dicek kembali, karena kami mensinyalir adanya perpindahan hak dengan melawan hukum," lanjutnya.

Informasi dari penyidik inilah yang kemudian melahirkan LP baru yang ketiga. Tubagus tidak menutup kemungkinan ada lagi tanah/bangunan milik keluarga Dino Patti Djalal yang akan 'dijarah' oleh para tersangka.

"Modus tadi sudah dijelaskan, ada persamaan, namun ada sedikit perbedaan dari masing-masing LP tersebut," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menambahkan, dari laporan polisi pertama pihaknya telah menangkap 5 tersangka. Mereka ini yang 'menjarah' rumah ibunda Dino Patti Djalal di kawasan Pondok Pinang, Jaksel.

"Ada lima tersangka di situ, yang tiga ini sementara menjalani hukuman dengan kasus mafia tanah, tapi nyambung semua di LP nomor 1 ini. Dari ketiga ini, ada salah satu inisial A, A itu selama dia di dalam itu (Lapas). Ada lima lagi kasus mafia tanah yang sementara masih mengejar yang bersangkutan, dia pelakunya karena dia adalah otaknya," papar Yusri.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengungkap, dari 3 laporan polisi itu, pihaknya telah menangkap 15 tersangka, termasuk Fredy Kusnadi. Para tersangka ini memiliki peran masing-masing.

"Yang pertama adalah aktor intelektual, kemudian ada yang bertindak selaku pihak yang menyiapkan sarana dan prasarana," kata Fadil Imran.

Yang ketiga, ada yang berperan sebagai figur, dalam arti mengaku sebagai pemilik atas tanah dan bangunan. Kemudian ada yang berperan sebagai staf PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) dan ada yang bertindak sebagai figur pemilik sertifikat tanah.

Simak Video: 15 Tersangka Kasus Mafia Tanah Ibu Dino Patti Djalal Ditangkap!

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)