Jaga Keamanan, Ratusan Brimob Polda NTT-Kalbar-Jambi Dikirim ke Papua

Antara - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 12:35 WIB
Pasukan Brimob BKO dari Polda Jambi dan Polda Kalbar yang melaksanakan tugas pengamanan daerah rawan di pedalaman Papua tiba di Timika, Rabu (18/2/2021). (ANTARA/Evarianus)
Pasukan Brimob BKO dari Polda Jambi dan Polda Kalbar yang melaksanakan tugas pengamanan daerah rawan di pedalaman Papua tiba di Timika, Rabu (18/2/2021). (ANTARA/Evarianus)
Jakarta - Ratusan personel Brimob dikerahkan ke Papua dalam rangka tugas pengamanan daerah rawan (pamrahwan) selama enam bulan ke depan. Brimob Polda Jambi dan Polda Kalbar di bawah kendali operasi (BKO) Polda Papua telah lebih dulu tiba di Timika.

Dilansir Antara, Jumat (19/2), kehadiran Brimob Polda Jambi dan Polda Kalbar akan menggantikan personel Brimob dari Polda Sumatera Utara, Polda Sumatera Selatan, Polda Jawa Barat, Polda Gorontalo, Polda Riau, dan Polda Kepulauan Riau. Mereka tiba pada Rabu (17/2).

Selain itu, akan bergabung dua kompi pasukan Brimob BKO dari Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Polda Bangka Belitung

Komandan Batalion B Pelopor Satuan Brimob Polda Papua Kompol Ramadhona memimpin upacara penyambutan dua batalion pasukan Brimob dari Polda Jambi dan Polda Kalbar itu bertempat di pelataran Gedung Eme Neme Yauware Timika.

"Kami mengucapkan selamat datang di Tanah Papua dan selamat bertugas," ucap Kompol Ramadhona.

Ia berpesan agar pasukan Brimob BKO dari kedua Polda itu menjaga dan mempertahankan kehormatan satuan sebagai kebanggaan dari seluruh anggota korps Brigade Mobil Polri.

"Setiap tugas yang dipercayakan oleh pimpinan merupakan suatu kebanggaan, suatu kehormatan. Pertahankan itu, dan laksanakan tugas yang akan dilakukan di sini," imbaunya.

Kompol Ramadhona mengatakan penugasan untuk jangka waktu enam bulan tidak akan terasa lama jika dilakukan dengan ikhlas sepenuh hati. Dalam melaksanakan penugasan di wilayah Papua, setiap personel pasukan Brimob BKO itu harus menjaga sinergisitas dengan seluruh satuan maupun instansi terkait, menjaga hubungan baik dengan satuan kewilayahan yang ada, terutama dengan TNI dan pemerintah daerah setempat.

"Bangun juga komunikasi yang baik dengan seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di wilayah tugas. Kita semua berangkat sampai di sini dalam keadaan sehat, selamat, kondisi lengkap, diharapkan saat kembali juga dalam kondisi sehat, selamat dan lengkap," pesan Kompol Ramadhona.

Komandan Satgas Ops Pamrawan AKBP Ahmad Nurman Ismail mengatakan rotasi pasukan Brimob BKO dari sejumlah Polda di luar Papua ke Papua dilakukan rutin selama enam bulan untuk membantu pengamanan wilayah Papua.

Sementara itu, personel Brimob Polda NTT diberangkatkan Kamis (18/2). Kapolda NTT Irjen Lotharia Latif melepas keberangkatan 100 anggota Brimob Polda NTT untuk membantu Polda Papua.

Dia mengatakan pemberangkatan dalam tugas menjadi suatu kehormatan bangsa dan negara. Dia berpesan agar anggota Brimob saat bertugas ke Papua selalu mengawali tugas dengan doa serta mematuhi SOP.

Dia juga berpesan agar personel yang berangkat itu tidak boleh meremehkan situasi dan kondisi yang saat ini terjadi di Papua. "Dibutuhkan disiplin diri dan kesatuan serta saling menjaga satu dengan yang lain," kata Irjen Latif.

Dalam apel yang digelar Rabu (17/2) itu, Kapolda NTT dan seluruh pejabat utama serta anggota Polri yang hadir memberikan penghormatan khusus kepada 100 anggota Brimob Polda NTT BKO Polda Papua. Mereka menghadap ke 100 anggota Brimob dan melakukan penghormatan. Penghormatan dengan cara ini merupakan yang pertama kali digagas Kapolda NTT.

"Ini merupakan tradisi yang meningkatkan jiwa korsa dan wujud penghargaan dari pimpinan kepada personel-personel yang akan berangkat BKO," katanya.

Sebagaimana diketahui, eskalasi keamanan meningkat di sejumlah daerah di Papua akhir-akhir ini seperti di Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak serta Kabupaten Nduga mengakibatkan sejumlah orang meninggal dunia. Kekerasan yang dilakukan KKB membuat jatuhnya korban dari kalangan warga sipil hingga aparat TNI dan Polri. (jbr/idh)