Coba Rampas Senjata TNI, 3 KKB Ditembak Mati di Sugapa Papua

Wilpret Siagian - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 16:35 WIB
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua
Ilustrasi KKB (Foto: Mindra Purnomo/detikcom)
Jayapura -

Tiga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilumpuhkan aparat gabungan TNI-Polri. Ketiganya ditembak hingga tewas lantaran berusaha merampas senjata aparat gabungan di Puskesmas Sugapa, Papua.

Kapen Kogabwilhan III Kolonel CZI IGN Suriastawa mengungkapkan mengungkapkan, peristiwa itu bermula saat Tim TNI melakukan pengejaran pelaku penembakan terhadap anggota Satgas Yonif R 400/BR Prada Ginanjar Arianda dan memeriksa satu orang laki-laki.

Namun, saat pemeriksaan, pria yang diketahui bernama Janius Bagau itu tiba-tiba melarikan diri dengan meloncat ke jurang. Tim pun terpaksa menembaknya setelah tembakan peringatan dan seruan untuk kembali tidak diindahkan. Dengan luka di bagian tangan, Janius melarikan diri lompat ke jurang.

Tidak lama kemudian, diperoleh informasi dari warga adanya 1 orang warga dengan luka tembak dibawa ke Puskesmas. Setelah dilakukan pengecekan dan dicocokkan dengan KTP yang didapatkan saat pemeriksaan, dipastikan orang tersebut adalah Janius Bagau.

Janius merupakan salah satu anggota KKB yang sering melakukan aksi teror di Sugapa dan menjadi salah satu penandatangan surat pernyataan perang kepada TNI-Polri beberapa waktu lalu.

"Setelah dicocokkan dengan identitas dan beberapa barang bukti lain seperti surat pernyataan perang oleh KKSB, dipastikan ketiganya merupakan anggota dari KKSB yang selama ini sering melakukan aksi teror dan penyerangan terhadap masyarakat dan aparat keamanan di Sugapa," kata Suriastawa kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Sugapa, Janius Bagau didatangi oleh 2 orang rekannya. Ketiganya pun berusaha melarikan diri, menyerang dan berusaha merampas senjata dari aparat gabungan TNI-Polri yang berjaga di Puskesmas. Suriastawa mengatakan, aparat kemudian terpaksa menembak ketiganya hingga tewas.

Suriastawa mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait pemakaman jenazah 3 anggota KKB tersebut.

"Sudah dikoordinasikan dengan Pemda setempat untuk pengurusan tiga jenazah KKSB itu," pungkasnya.

(mae/mae)