Kesal TV Rusak, Ibu di Jambi Bakar Diri Sambil Gendong Anak

Ferdi Almunanda - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 23:42 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Seorang ibu di Jambi tega membakar diri bersama anaknya yang masih balita lantaran kesal terhadap suami. Si anak akhirnya tewas usai mengalami luka bakar yang cukup serius di sekujur tubuhnya.

"Iya kejadian ini berawal dari cekcok antara rumah tangga, antara si ibu dan suaminya ini kerap bertengkar hingga suatu ketika TV di rumahnya itu rusak dan membuat ibu itu kesal akhirnya membakar diri bersama anaknya yang masih berusia 1,5 tahun hingga si anak meninggal dunia," kata Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto saat dihubungi detikcom, Kamis (18/2/2021).

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (17/2) sekitar pukul 14.00 Wib. Perempuan bernama Heni Rajaguguk itu nekat membakar diri bersama anaknya tepat di rumahnya yang beralamat di Desa Mekar Sari Makmur, kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

Dari laporan polisi, Heni memang kerap bertengkar dengan suaminya bernama Ridwan, namun pertengkaran itu kemudian semakin diperparah lantaran kala televisi dirumahnya rusak hingga membuat Heni gelap mata dengan membakar diri bersama anaknya.

"Jadi saat bertengkar, kemudian televisi nya itu rusak, lalu si perempuan ini menyiramkan bahan bakar jenis bensin kebadannya, yang mana pada saat itu anaknya sedang di gendongnya lalu membakar diri. Suaminya pada saat itu ikut membantu menyelamatkan, namun nyawa si anak balita yang berkelamin laki-laki itu tak dapat diselamatkan," ujar Ardiyanto.

Pada saat kejadian, para tetangga mereka bahkan ikut berupaya memadamkan api dengan air dan alat seadanya. Si anak kemudian dilarikan ke Rumah Sakit bersama ibunya, namun nyawa si anak tak dapat diselamatkan.

"Anaknya itu mengalami luka bakar cukup serius, untuk si ibunya luka bakar dibagian tangan dan beberapa bagian tubuhnya saja. Kalau suaminya juga ikut terbakar, namun tidak begitu parah," kata Ardiyanto

Saat ini, si anak balita itu sudah dimakamkan oleh pihak keluarga. Sedangkan Heni dan Ridwan masih dalam perawatan di Rumah Sakit.

(dwia/dwia)