Wamenag Minta Wali Kota Pariaman Cermat Baca SKB 3 Menteri soal Seragam

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 20:52 WIB
Waketum MUI Zainut Tauhid Saadi
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi (Zunita Amalia Putri/detikcom)
Jakarta -

Wali Kota Pariaman Genius Umar menolak menerapkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri soal seragam sekolah. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi meminta Genius lebih cermat membaca isi SKB.

"Sebaiknya setiap pejabat daerah, termasuk Wali Kota Pariaman, lebih cermat dalam membaca SKB 3 Menteri tentang seragam sekolah sebelum memberikan tanggapan, sehingga tidak memberikan reaksi yang berlebihan," kata Zainut saat dihubungi, Kamis (18/2/2021).

Zainut mengatakan khawatir Genius salah dalam memahami isi SKB sehingga keluar dari konteks persoalan yang terjadi.

"Saya khawatir salah dalam memahami substansi SKB tersebut sehingga keluar dari konteks masalahnya," kata Zainut.

Namun Zainut menilai seluruhnya baik kearifan lokal hingga penguatan nilai agama telah diberi ruang dalam SKB sehingga dia meminta semua pihak dapat bijak memahami SKB tersebut.

"Apa yang menjadi kekhawatirannya sebenarnya tidak beralasan karena semuanya sudah diberikan ruang yang sangat luas dalam SKB. Baik yang terkait dengan penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal maupun penguatan terhadap nilai-nilai agama di sekolah. Hal tersebut sudah pasti dijamin bukan saja dalam SKB tetapi juga dalam konstitusi negara," kata Zainut.

"Jadi sebaiknya kita lebih bijak dan arif dalam memahami SKB 3 Menteri sehingga tidak menimbulkan kegaduhan," sambungnya.

Diketahui, Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan daerahnya tak pernah ada kasus penolakan pemakaian seragam sekolah yang identik dengan agama Islam. Dia menyatakan aturan berpakaian di sekolah yang telah ada di Pariaman tak akan diubah.

Keputusan Genius tidak menerapkan SKB 3 menteri tentang seragam sekolah pun menuai polemik. Kemendagri hingga DPR mengkritik Genius.

Kemendagri sendiri menegur Genius Umar secara lisan. Kementerian yang dipimpin Tito Karnavian itu bahkan tidak menutup kemungkinan untuk memberikan sanksi kepada Wali Kota Pariaman.

"Sanksi kami memungkinkan, yang jelas melalui komunikasi saya yakin Pak Wali (Kota Pariaman) akan mampu memahami tanggung jawabnya," ujar Akmal.

Simak video 'Penolakan SKB Menteri soal Seragam Sekolah di Sumbar, Ini Kata Pemprov':

[Gambas:Video 20detik]

(dwia/imk)